• Tentang LIDMI
Minggu, Oktober 25, 2026
No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang Kami
  • ARTIKEL
    HARI SANTRI: DARI LAMANYA BELAJAR MENUJU LUASNYA PENGABDIAN

    HARI SANTRI: DARI LAMANYA BELAJAR MENUJU LUASNYA PENGABDIAN

    Sesak Jalan

    Sesak Jalan

    Jangan Tunggu Asap Kalimantan Masuk Istana, Ketum PP Lidmi Desak Penetapan Karhutla sebagai Bencana Nasional

    Jangan Tunggu Asap Kalimantan Masuk Istana, Ketum PP Lidmi Desak Penetapan Karhutla sebagai Bencana Nasional

    Ketegasan Mentan Amran Jadi Teladan Integritas, PP LIDMI Apresiasi Pencopotan Pejabat Terlibat Judol

    Ketegasan Mentan Amran Jadi Teladan Integritas, PP LIDMI Apresiasi Pencopotan Pejabat Terlibat Judol

    Ketika Nyawa Dihakimi Massa, Keadilan Dipertanyakan

    Ketika Nyawa Dihakimi Massa, Keadilan Dipertanyakan

    Benarkah Bugis Mengenal Lima Gender?

    Benarkah Bugis Mengenal Lima Gender?

    PP LIDMI Dukung Penuh Desakan MUI untuk Hukuman Pidana bagi Pelaku dan Pengkampanye LGBT

    PP LIDMI Dukung Penuh Desakan MUI untuk Hukuman Pidana bagi Pelaku dan Pengkampanye LGBT

    Aktivis Dakwah dan Isu Lingkungan

    Aktivis Dakwah dan Isu Lingkungan

    Pemerintah Rencanakan Tambang di Atas Sumber Air, Warga Mulai Latihan Hidup Tanpa Air

    Pemerintah Rencanakan Tambang di Atas Sumber Air, Warga Mulai Latihan Hidup Tanpa Air

  • NASIONAL
    HARI SANTRI: DARI LAMANYA BELAJAR MENUJU LUASNYA PENGABDIAN

    HARI SANTRI: DARI LAMANYA BELAJAR MENUJU LUASNYA PENGABDIAN

    Jangan Tunggu Asap Kalimantan Masuk Istana, Ketum PP Lidmi Desak Penetapan Karhutla sebagai Bencana Nasional

    Jangan Tunggu Asap Kalimantan Masuk Istana, Ketum PP Lidmi Desak Penetapan Karhutla sebagai Bencana Nasional

    Ketegasan Mentan Amran Jadi Teladan Integritas, PP LIDMI Apresiasi Pencopotan Pejabat Terlibat Judol

    Ketegasan Mentan Amran Jadi Teladan Integritas, PP LIDMI Apresiasi Pencopotan Pejabat Terlibat Judol

    Ketika Nyawa Dihakimi Massa, Keadilan Dipertanyakan

    Ketika Nyawa Dihakimi Massa, Keadilan Dipertanyakan

    Benarkah Bugis Mengenal Lima Gender?

    Benarkah Bugis Mengenal Lima Gender?

    PP LIDMI Dukung Penuh Desakan MUI untuk Hukuman Pidana bagi Pelaku dan Pengkampanye LGBT

    PP LIDMI Dukung Penuh Desakan MUI untuk Hukuman Pidana bagi Pelaku dan Pengkampanye LGBT

    Peneguhan Amanah & Adab : Pelantikan PP LIDMI 2026-2028 Tandai Era Baru Konsolidasi Gerakan Mahasiswa!

    Peneguhan Amanah & Adab : Pelantikan PP LIDMI 2026-2028 Tandai Era Baru Konsolidasi Gerakan Mahasiswa!

    Muktamar VI PP LIDMI Tetapkan Muhammad Ikram Ketua Umum Periode 2026-2028, Ajak Kader Perkuat Loyalitas dan Pengabdian

    Muktamar VI PP LIDMI Tetapkan Muhammad Ikram Ketua Umum Periode 2026-2028, Ajak Kader Perkuat Loyalitas dan Pengabdian

    LIDMI Palu Gelar Musyawarah Kerja Daerah II, Bahas Transformasi Gerakan Dakwah Kampus

    LIDMI Palu Gelar Musyawarah Kerja Daerah II, Bahas Transformasi Gerakan Dakwah Kampus

  • OPINI
    HARI SANTRI: DARI LAMANYA BELAJAR MENUJU LUASNYA PENGABDIAN

    HARI SANTRI: DARI LAMANYA BELAJAR MENUJU LUASNYA PENGABDIAN

    Sesak Jalan

    Sesak Jalan

    Jangan Tunggu Asap Kalimantan Masuk Istana, Ketum PP Lidmi Desak Penetapan Karhutla sebagai Bencana Nasional

    Jangan Tunggu Asap Kalimantan Masuk Istana, Ketum PP Lidmi Desak Penetapan Karhutla sebagai Bencana Nasional

    Ketegasan Mentan Amran Jadi Teladan Integritas, PP LIDMI Apresiasi Pencopotan Pejabat Terlibat Judol

    Ketegasan Mentan Amran Jadi Teladan Integritas, PP LIDMI Apresiasi Pencopotan Pejabat Terlibat Judol

    Ketika Nyawa Dihakimi Massa, Keadilan Dipertanyakan

    Ketika Nyawa Dihakimi Massa, Keadilan Dipertanyakan

    Benarkah Bugis Mengenal Lima Gender?

    Benarkah Bugis Mengenal Lima Gender?

    PP LIDMI Dukung Penuh Desakan MUI untuk Hukuman Pidana bagi Pelaku dan Pengkampanye LGBT

    PP LIDMI Dukung Penuh Desakan MUI untuk Hukuman Pidana bagi Pelaku dan Pengkampanye LGBT

    Forum Tadabur LIDMI Bahas Konflik Iran-Israel : Ujian Umat atau Ancaman Global bagi Dunia Islam?

    Forum Tadabur LIDMI Bahas Konflik Iran-Israel : Ujian Umat atau Ancaman Global bagi Dunia Islam?

    Pemerintah Rencanakan Tambang di Atas Sumber Air, Warga Mulai Latihan Hidup Tanpa Air

    Pemerintah Rencanakan Tambang di Atas Sumber Air, Warga Mulai Latihan Hidup Tanpa Air

  • LMC NEWSROOM
    HARI SANTRI: DARI LAMANYA BELAJAR MENUJU LUASNYA PENGABDIAN

    HARI SANTRI: DARI LAMANYA BELAJAR MENUJU LUASNYA PENGABDIAN

    Jangan Tunggu Asap Kalimantan Masuk Istana, Ketum PP Lidmi Desak Penetapan Karhutla sebagai Bencana Nasional

    Jangan Tunggu Asap Kalimantan Masuk Istana, Ketum PP Lidmi Desak Penetapan Karhutla sebagai Bencana Nasional

    Ketegasan Mentan Amran Jadi Teladan Integritas, PP LIDMI Apresiasi Pencopotan Pejabat Terlibat Judol

    Ketegasan Mentan Amran Jadi Teladan Integritas, PP LIDMI Apresiasi Pencopotan Pejabat Terlibat Judol

    Resmi Dilantik, Pengurus Baru LDK FSI RI UNM Siap Mengemban Amanah dengan Integritas dan Semangat Kolaborasi

    Resmi Dilantik, Pengurus Baru LDK FSI RI UNM Siap Mengemban Amanah dengan Integritas dan Semangat Kolaborasi

    Ketika Nyawa Dihakimi Massa, Keadilan Dipertanyakan

    Ketika Nyawa Dihakimi Massa, Keadilan Dipertanyakan

    Benarkah Bugis Mengenal Lima Gender?

    Benarkah Bugis Mengenal Lima Gender?

    PP LIDMI Dukung Penuh Desakan MUI untuk Hukuman Pidana bagi Pelaku dan Pengkampanye LGBT

    PP LIDMI Dukung Penuh Desakan MUI untuk Hukuman Pidana bagi Pelaku dan Pengkampanye LGBT

    Peneguhan Amanah & Adab : Pelantikan PP LIDMI 2026-2028 Tandai Era Baru Konsolidasi Gerakan Mahasiswa!

    Peneguhan Amanah & Adab : Pelantikan PP LIDMI 2026-2028 Tandai Era Baru Konsolidasi Gerakan Mahasiswa!

    Menolak Normalisasi LGBT, Menjaga Integritas Moral dan Akademik Kampus

    Menolak Normalisasi LGBT, Menjaga Integritas Moral dan Akademik Kampus

  • DAKWAH KAMPUS
    HARI SANTRI: DARI LAMANYA BELAJAR MENUJU LUASNYA PENGABDIAN

    HARI SANTRI: DARI LAMANYA BELAJAR MENUJU LUASNYA PENGABDIAN

    Sesak Jalan

    Sesak Jalan

    Jangan Tunggu Asap Kalimantan Masuk Istana, Ketum PP Lidmi Desak Penetapan Karhutla sebagai Bencana Nasional

    Jangan Tunggu Asap Kalimantan Masuk Istana, Ketum PP Lidmi Desak Penetapan Karhutla sebagai Bencana Nasional

    Resmi Dilantik, Pengurus Baru LDK FSI RI UNM Siap Mengemban Amanah dengan Integritas dan Semangat Kolaborasi

    Resmi Dilantik, Pengurus Baru LDK FSI RI UNM Siap Mengemban Amanah dengan Integritas dan Semangat Kolaborasi

    Benarkah Bugis Mengenal Lima Gender?

    Benarkah Bugis Mengenal Lima Gender?

    Pecahkan Keheningan Dunia atas Genosida Palestina, LIDMI dan FMDKI Gelar LIDMI Tadabbur Forum Spesial Palestina di UNM

    Pecahkan Keheningan Dunia atas Genosida Palestina, LIDMI dan FMDKI Gelar LIDMI Tadabbur Forum Spesial Palestina di UNM

    Pembina dan Mantan Ketua PD LIDMI Bulukumba Apresiasi Sinergi Lapas dan Ormas dalam Pembinaan Warga Binaan

    HUT ke-62 Lapas Bulukumba, Pembina PD Lidmi Bulukumba Apresiasi Sinergi Ormas dalam Pembinaan Warga Binaan

    LIDMI Bulukumba Gelar Strategic Leadership Forum 2026, Perkuat Kepemimpinan Dakwah Mahasiswa

    LIDMI Bulukumba Gelar Strategic Leadership Forum 2026, Perkuat Kepemimpinan Dakwah Mahasiswa

    Menguatkan Ukhuwah, Menyatukan Langkah LIDMI Bulukumba Gelar Silaturahmi dan Konsolidasi Aktivis, Dihadiri Pimpinan Pusat

    Menguatkan Ukhuwah, Menyatukan Langkah: LIDMI Bulukumba Gelar Silaturahmi dan Konsolidasi Aktivis, Dihadiri Pimpinan Pusat

  • HUBUNGI KAMI
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang Kami
  • ARTIKEL
    HARI SANTRI: DARI LAMANYA BELAJAR MENUJU LUASNYA PENGABDIAN

    HARI SANTRI: DARI LAMANYA BELAJAR MENUJU LUASNYA PENGABDIAN

    Sesak Jalan

    Sesak Jalan

    Jangan Tunggu Asap Kalimantan Masuk Istana, Ketum PP Lidmi Desak Penetapan Karhutla sebagai Bencana Nasional

    Jangan Tunggu Asap Kalimantan Masuk Istana, Ketum PP Lidmi Desak Penetapan Karhutla sebagai Bencana Nasional

    Ketegasan Mentan Amran Jadi Teladan Integritas, PP LIDMI Apresiasi Pencopotan Pejabat Terlibat Judol

    Ketegasan Mentan Amran Jadi Teladan Integritas, PP LIDMI Apresiasi Pencopotan Pejabat Terlibat Judol

    Ketika Nyawa Dihakimi Massa, Keadilan Dipertanyakan

    Ketika Nyawa Dihakimi Massa, Keadilan Dipertanyakan

    Benarkah Bugis Mengenal Lima Gender?

    Benarkah Bugis Mengenal Lima Gender?

    PP LIDMI Dukung Penuh Desakan MUI untuk Hukuman Pidana bagi Pelaku dan Pengkampanye LGBT

    PP LIDMI Dukung Penuh Desakan MUI untuk Hukuman Pidana bagi Pelaku dan Pengkampanye LGBT

    Aktivis Dakwah dan Isu Lingkungan

    Aktivis Dakwah dan Isu Lingkungan

    Pemerintah Rencanakan Tambang di Atas Sumber Air, Warga Mulai Latihan Hidup Tanpa Air

    Pemerintah Rencanakan Tambang di Atas Sumber Air, Warga Mulai Latihan Hidup Tanpa Air

  • NASIONAL
    HARI SANTRI: DARI LAMANYA BELAJAR MENUJU LUASNYA PENGABDIAN

    HARI SANTRI: DARI LAMANYA BELAJAR MENUJU LUASNYA PENGABDIAN

    Jangan Tunggu Asap Kalimantan Masuk Istana, Ketum PP Lidmi Desak Penetapan Karhutla sebagai Bencana Nasional

    Jangan Tunggu Asap Kalimantan Masuk Istana, Ketum PP Lidmi Desak Penetapan Karhutla sebagai Bencana Nasional

    Ketegasan Mentan Amran Jadi Teladan Integritas, PP LIDMI Apresiasi Pencopotan Pejabat Terlibat Judol

    Ketegasan Mentan Amran Jadi Teladan Integritas, PP LIDMI Apresiasi Pencopotan Pejabat Terlibat Judol

    Ketika Nyawa Dihakimi Massa, Keadilan Dipertanyakan

    Ketika Nyawa Dihakimi Massa, Keadilan Dipertanyakan

    Benarkah Bugis Mengenal Lima Gender?

    Benarkah Bugis Mengenal Lima Gender?

    PP LIDMI Dukung Penuh Desakan MUI untuk Hukuman Pidana bagi Pelaku dan Pengkampanye LGBT

    PP LIDMI Dukung Penuh Desakan MUI untuk Hukuman Pidana bagi Pelaku dan Pengkampanye LGBT

    Peneguhan Amanah & Adab : Pelantikan PP LIDMI 2026-2028 Tandai Era Baru Konsolidasi Gerakan Mahasiswa!

    Peneguhan Amanah & Adab : Pelantikan PP LIDMI 2026-2028 Tandai Era Baru Konsolidasi Gerakan Mahasiswa!

    Muktamar VI PP LIDMI Tetapkan Muhammad Ikram Ketua Umum Periode 2026-2028, Ajak Kader Perkuat Loyalitas dan Pengabdian

    Muktamar VI PP LIDMI Tetapkan Muhammad Ikram Ketua Umum Periode 2026-2028, Ajak Kader Perkuat Loyalitas dan Pengabdian

    LIDMI Palu Gelar Musyawarah Kerja Daerah II, Bahas Transformasi Gerakan Dakwah Kampus

    LIDMI Palu Gelar Musyawarah Kerja Daerah II, Bahas Transformasi Gerakan Dakwah Kampus

  • OPINI
    HARI SANTRI: DARI LAMANYA BELAJAR MENUJU LUASNYA PENGABDIAN

    HARI SANTRI: DARI LAMANYA BELAJAR MENUJU LUASNYA PENGABDIAN

    Sesak Jalan

    Sesak Jalan

    Jangan Tunggu Asap Kalimantan Masuk Istana, Ketum PP Lidmi Desak Penetapan Karhutla sebagai Bencana Nasional

    Jangan Tunggu Asap Kalimantan Masuk Istana, Ketum PP Lidmi Desak Penetapan Karhutla sebagai Bencana Nasional

    Ketegasan Mentan Amran Jadi Teladan Integritas, PP LIDMI Apresiasi Pencopotan Pejabat Terlibat Judol

    Ketegasan Mentan Amran Jadi Teladan Integritas, PP LIDMI Apresiasi Pencopotan Pejabat Terlibat Judol

    Ketika Nyawa Dihakimi Massa, Keadilan Dipertanyakan

    Ketika Nyawa Dihakimi Massa, Keadilan Dipertanyakan

    Benarkah Bugis Mengenal Lima Gender?

    Benarkah Bugis Mengenal Lima Gender?

    PP LIDMI Dukung Penuh Desakan MUI untuk Hukuman Pidana bagi Pelaku dan Pengkampanye LGBT

    PP LIDMI Dukung Penuh Desakan MUI untuk Hukuman Pidana bagi Pelaku dan Pengkampanye LGBT

    Forum Tadabur LIDMI Bahas Konflik Iran-Israel : Ujian Umat atau Ancaman Global bagi Dunia Islam?

    Forum Tadabur LIDMI Bahas Konflik Iran-Israel : Ujian Umat atau Ancaman Global bagi Dunia Islam?

    Pemerintah Rencanakan Tambang di Atas Sumber Air, Warga Mulai Latihan Hidup Tanpa Air

    Pemerintah Rencanakan Tambang di Atas Sumber Air, Warga Mulai Latihan Hidup Tanpa Air

  • LMC NEWSROOM
    HARI SANTRI: DARI LAMANYA BELAJAR MENUJU LUASNYA PENGABDIAN

    HARI SANTRI: DARI LAMANYA BELAJAR MENUJU LUASNYA PENGABDIAN

    Jangan Tunggu Asap Kalimantan Masuk Istana, Ketum PP Lidmi Desak Penetapan Karhutla sebagai Bencana Nasional

    Jangan Tunggu Asap Kalimantan Masuk Istana, Ketum PP Lidmi Desak Penetapan Karhutla sebagai Bencana Nasional

    Ketegasan Mentan Amran Jadi Teladan Integritas, PP LIDMI Apresiasi Pencopotan Pejabat Terlibat Judol

    Ketegasan Mentan Amran Jadi Teladan Integritas, PP LIDMI Apresiasi Pencopotan Pejabat Terlibat Judol

    Resmi Dilantik, Pengurus Baru LDK FSI RI UNM Siap Mengemban Amanah dengan Integritas dan Semangat Kolaborasi

    Resmi Dilantik, Pengurus Baru LDK FSI RI UNM Siap Mengemban Amanah dengan Integritas dan Semangat Kolaborasi

    Ketika Nyawa Dihakimi Massa, Keadilan Dipertanyakan

    Ketika Nyawa Dihakimi Massa, Keadilan Dipertanyakan

    Benarkah Bugis Mengenal Lima Gender?

    Benarkah Bugis Mengenal Lima Gender?

    PP LIDMI Dukung Penuh Desakan MUI untuk Hukuman Pidana bagi Pelaku dan Pengkampanye LGBT

    PP LIDMI Dukung Penuh Desakan MUI untuk Hukuman Pidana bagi Pelaku dan Pengkampanye LGBT

    Peneguhan Amanah & Adab : Pelantikan PP LIDMI 2026-2028 Tandai Era Baru Konsolidasi Gerakan Mahasiswa!

    Peneguhan Amanah & Adab : Pelantikan PP LIDMI 2026-2028 Tandai Era Baru Konsolidasi Gerakan Mahasiswa!

    Menolak Normalisasi LGBT, Menjaga Integritas Moral dan Akademik Kampus

    Menolak Normalisasi LGBT, Menjaga Integritas Moral dan Akademik Kampus

  • DAKWAH KAMPUS
    HARI SANTRI: DARI LAMANYA BELAJAR MENUJU LUASNYA PENGABDIAN

    HARI SANTRI: DARI LAMANYA BELAJAR MENUJU LUASNYA PENGABDIAN

    Sesak Jalan

    Sesak Jalan

    Jangan Tunggu Asap Kalimantan Masuk Istana, Ketum PP Lidmi Desak Penetapan Karhutla sebagai Bencana Nasional

    Jangan Tunggu Asap Kalimantan Masuk Istana, Ketum PP Lidmi Desak Penetapan Karhutla sebagai Bencana Nasional

    Resmi Dilantik, Pengurus Baru LDK FSI RI UNM Siap Mengemban Amanah dengan Integritas dan Semangat Kolaborasi

    Resmi Dilantik, Pengurus Baru LDK FSI RI UNM Siap Mengemban Amanah dengan Integritas dan Semangat Kolaborasi

    Benarkah Bugis Mengenal Lima Gender?

    Benarkah Bugis Mengenal Lima Gender?

    Pecahkan Keheningan Dunia atas Genosida Palestina, LIDMI dan FMDKI Gelar LIDMI Tadabbur Forum Spesial Palestina di UNM

    Pecahkan Keheningan Dunia atas Genosida Palestina, LIDMI dan FMDKI Gelar LIDMI Tadabbur Forum Spesial Palestina di UNM

    Pembina dan Mantan Ketua PD LIDMI Bulukumba Apresiasi Sinergi Lapas dan Ormas dalam Pembinaan Warga Binaan

    HUT ke-62 Lapas Bulukumba, Pembina PD Lidmi Bulukumba Apresiasi Sinergi Ormas dalam Pembinaan Warga Binaan

    LIDMI Bulukumba Gelar Strategic Leadership Forum 2026, Perkuat Kepemimpinan Dakwah Mahasiswa

    LIDMI Bulukumba Gelar Strategic Leadership Forum 2026, Perkuat Kepemimpinan Dakwah Mahasiswa

    Menguatkan Ukhuwah, Menyatukan Langkah LIDMI Bulukumba Gelar Silaturahmi dan Konsolidasi Aktivis, Dihadiri Pimpinan Pusat

    Menguatkan Ukhuwah, Menyatukan Langkah: LIDMI Bulukumba Gelar Silaturahmi dan Konsolidasi Aktivis, Dihadiri Pimpinan Pusat

  • HUBUNGI KAMI
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Opini

Benang Kusut Gerakan Mahasiswa

admin by admin
31 Mei 2018
0 0
1
Benang Kusut Gerakan Mahasiswa

Lembaga Kemahasiswaan (baca: LK) adalah satu bagian integral yang memiliki peran penting dalam Perguruan Tinggi. PT (Perguruan Tinggi) tidak akan pernah lepas dari dominasi yang dibangun oleh peran ideologi yang berkembang dalam LK. Konfigurasi citra dan peran PT sebagai salah satu sokoguru peradaban dipengaruhi langsung oleh kinerja LK. Bahkan LK-lah yang dominan mencirikan identitas kampus. Sejauh mana dan seberapa besar konstribusi LK dalam perjuangan wacana perubahan, sampai di situ pula PT dikenal masyarakat. Betapa tidak, kreator insan-insan prestatif adalah lembaga. Orang menyebutnya organisasi. Atau paling tidak lembagalah yang punya andil cukup besar dalam mengakselerasi karakter-karakter pemimpin yang akan terjun ke kancah perjuangan dalam ranah publik.

Penulis tidak akan berbicara banyak tentang hal di atas. Sudah cukup rasanya membaca pada referensi sebelum atau sesudah halaman ini. Ruang yang penulis ingin buka adalah gugatan atas entitas LK hari ini.

LK adalah instrumen penggerak zaman, orang-orang yang berada di dalamnya adalah pelaku arsitek peradaban. Akan tetapi sampai hari ini, sudah seberapa besar peran LK terhadap pengentasan kemiskinan, pemberantasan kebodohan, penuntasan pengangguran dan setumpuk masalah sosial lainnya. Ataukah jangan sampai, LK hanyalah menjadi tool (alat) menuju misi-misi kekuasaan. Bahkan lebih parah ketika LK hanya menjadi penghasil alumni yang menambah daftar panjang pengangguran. Bukan menjadi solusi, malah menjadi beban.

Kesempatan itu yang penulis ingin coba wacanakan. Bahwa sekaranglah kita begitu penting untuk kritis menilai diri sebagai mahasiswa. Mari kita merenung sejenak. Gerakan LK ending pointnya di mana ?. Bukan suatu pertanyaan yang kita harus lari darinya. Ia harus kita jawab dengan lantang dan penuh keyakinan, sebagaimana yakinnya dengan gerakan LK hari ini. Ya, sampai di mana perjuangan itu akan selesai ?. Sampai pada tumbangnya ekonomi kapitalistik ?. Tumbangnya rezim diktator yang dzalim, pendidikan sekuleristik, politik oportunistik, pendidikan materialistik, sosial individualistik dan budaya hedonistik ?.

Related Posts

HARI SANTRI: DARI LAMANYA BELAJAR MENUJU LUASNYA PENGABDIAN

HARI SANTRI: DARI LAMANYA BELAJAR MENUJU LUASNYA PENGABDIAN

24 Oktober 2026
Sesak Jalan

Sesak Jalan

17 Oktober 2026
Jangan Tunggu Asap Kalimantan Masuk Istana, Ketum PP Lidmi Desak Penetapan Karhutla sebagai Bencana Nasional

Jangan Tunggu Asap Kalimantan Masuk Istana, Ketum PP Lidmi Desak Penetapan Karhutla sebagai Bencana Nasional

17 Oktober 2026
Ketegasan Mentan Amran Jadi Teladan Integritas, PP LIDMI Apresiasi Pencopotan Pejabat Terlibat Judol

Ketegasan Mentan Amran Jadi Teladan Integritas, PP LIDMI Apresiasi Pencopotan Pejabat Terlibat Judol

2 September 2026

Kalau jawabannya adalah satu diantara apa yang kita sebutkan, pertanyaan selanjutnya, berapa usia perjuangan seorang aktivis di kampus ?. Selama itu, apa sih yang mampu ia kontribusikan terhadap reformasi sistem menuju sistem yang lebih baik ?. Silakan jawab sendiri.

Idealitas peran LK masih kita cari bentuknya. Betapa tidak, peran real LK belum bisa dikatakan memiliki kontribusi yang cukup besar terhadap sebuah peradaban bangsa. Memang mahasiswa sebagai motor perubahan telah menumbangkan rezim diktator orde baru.  Namun sejauh ini rezim reformasi masih banyak ditanggapi. Era Orba  justru jauh lebih baik dibanding Reformasi. Jika demikian, apa lagi yang harus dilakukan mahasiswa ?. Revolusi dan penggulingan kekuasaan ?. Nampaknya keputusan ini membuat kita berpikir seribu kali.

Lebih dekat, gerakan LK telah mengalami pergeseran. Sadar atau tidak, hal itu telah menggerogoti tubuh LK. Entah apakah ini adalah efek zaman yang semakin bergerak ke arah komersialisasi, eksploitasi-materialistik atau apa. Kita dapat menyatakan bahwa jati diri LK mengalami pengaburan. Disorientasi visi dan pergeseran esensi gerakan. Seakan-akan LK hanya menjadi kendaraan bagi suatu ideologi tertentu. Akhirnya terkadang tak terkendali. Penyimpangan demi penyimpangan pun terjadi.

Sepantasnya, LK harus memiliki nilai-nilai dasar yang menjadi prinsip-prinsip dan diakui oleh semua warga yang ada. Ketika lembaga hanya menjadi kendaraan satu ideologi tertentu, maka yang terjadi hanyalah pelampiasan-pelampiasan visi yang sempit dari para pengusungnya. Kita semua sepakat, LK berperan sebagai artikulator. Pesan dan perubahan adalah keywordnya, namun persoalan yang perlu untuk kita sorot tajam adalah dampaknya hari ini. Terus terang secara pragmatis, masyarakat tidak menilai proses apalagi niat, tapi yang mereka nilai adalah hasil karya nyata dari mahasiswa.

Pertanyaan itulah yang pantas kita ajukan. Kalau LK, mahasiswanya begitu idealis dalam gerakan yang dibangun saat kampus, namun pasca kampus terkadang sangat memilukan. Pasrah, dan hilangnya ghirah (semangat) menjadi virus yang selalu menjangkiti.

Kalau mereka adalah orang yang menolak kapitalisme, justru setelah kampus, mereka-lah yang menjadi pengguna produk kapitalisme.

Kalau mereka adalah para penentang diktator, justru mereka-lah yang tak berkutik ketika masuk ke sistem.

Kalau dulu mereka adalah pejuang dalam pemberantasan KKN, justru sangat ironi, pasca menerima jabatan, merekalah pelakunya.

Kalau dulu mereka adalah penentang kedzaliman, justru pascakampus merekalah yang berbuat dzalim.

Kalau dulu mereka adalah aktivis-aktivis ideologis, justru pascakampus mereka hanya menjadi manusia-manusia pragmatis-praktis.

Atas dasar itulah upaya kerja nyata yang diaktualkan sejak dini adalah tanggapan yang tepat. Sudah terlalu lama kita membincang revolusi dan perubahan, toh kenyataannya umat, bangsa dan negara belum juga keluar dari tempurung keterbelakangan.

Perjuangan adalah takaran mutlak perubahan. Tapi ingat, dalam menggaris vektor perubahan, titik awal yang mesti kita tentukan adalah ujungnya mengarah ke mana. Setelah jelas arahnya, maka baru nilainya yang menyusul. Perubahan bukan hanya sekedar semangat. Kita memang rindu  akan hadirnya pembaharu-pembaharu yang mampu merubah kondisi. Akan tetapi bekal untuk perjuangan itu bukan hanya kemauan, visi dan cita-cita. Ia harus dibangun di atas kebijaksanaan seorang berilmu dan prinsip-prinsip itu harus menjadi patron realisasi aksi menuju perubahan.

Dampak ketika tidak di atas petunjuk dan bimbingan prinsip-prinsip ilmu adalah seperti apa yang kita lihat dari berbagai media. Sangat memilukan, mahasiswa meneriakkan revolusi dan memperjuangkan perubahan dan keadilan dan kebebasan. Namun, tepat pada saat yang sama yang terjadi adalah kedzaliman. Untuk itu, perlu dikaji ulang. Apakah hal tersebut adalah jalan atau solusi terbaik dalam melakukan perubahan.

Oleh karena itu, lewat ruang kecil ini, Penulis sebenarnya ingin mengajak pembaca melihat lebih dekat. Apa sih yang bisa menjadi solusi kemiskinan dan keterbelakangan rakyat sekarang ?. Solusinya ternyata adalah program real pemberdayaan masyarakat. Sebuah semboyan Enlighment and Empowering People (Mencerahkan dan Memberdayakan Masyarakat) penting untuk menjadi poinnya. Langkahnya sangat sederhana. Mari kita buat produk, kemudian dengannya kita bangun kemandirian ekonomi warga. Rekrut warga untuk bekerja dalam sistem kita, kemudian berikan pencerahan dengan pembinaan spiritual dan intelektual di sela-sela program.

Penulis hanya ingin menyatakan bahwa bangkitnya bangsa dan tegaknya sebuah peradaban tidak cukup hanya dengan artikulasi ide dan pemikiran. Tidak cukup hanya dengan darah dan peluh. Ia butuh kerja nyata. Tidak cukup dengan teriakan-teriakan idealis. Ia butuh produk real yang dapat memberdayakan rakyat.

Solusi berikutnya adalah perlunya patron nilai universal yang menjadi prinsip kompetisi yang diakui secara umum oleh semua elemen yang ada. Patron dalam mengawal perubahan yang saya maksudkan adalah budaya ilmiah di lingkungan kampus. Karena kita tidak bisa menutup mata, budaya ini seakan telah tenggelam ditengah temperamental karena kondisi yang labil dan semangat serta idealisme yang tak terkendali.

Oleh karena itu, LK sepatutnya harus merevisi patron gerakannya untuk diarahkan dan dibangun di atas prinsip-prinsip ilmiah, budaya ilmu dan diskusi, membaca dan menulis. Budaya berpikir dan berdzikir, tadabbur dan tafakkur. Hingga akan muncul spirit perubahan untuk memberi yang terbaik. Sebuah karya nyata yang dipersembahkan oleh seorang mahasiswa kepada rakyat, umat dan bangsa, sehingga peradaban akan bergerak.

Karena itu jangan pernah berharap akan terjadi perubahan, jika ruh gerakan pembaruan LK atau mahasiswa adalah budaya-budaya hasil warisan jahiliah. Perpecahan, perang, pertikaian, anarkisme, apalagi ketika lingkar budaya itu telah menjangkau sampai radius aktivitas-aktivitas sia-sia, seperti judi, miras dan pacaran. Jangan pernah berharap. Sekali lagi saya katakan, sedikit pun jangan pernah berharap !!!.

Jangan pernah memimpikan perubahan jika budaya itu masing-masing melingkupi aktivitas-aktivitas kita, dan budaya ilmiah belum menjadi nilai yang dijunjung tinggi dalam realisasi idealisme mahasiswa. Perubahan itu tidak hanya dibawa dengan batu dan darah, tapi perubahan itu dibawa dengan kecintaan terhadap tradisi ilmu, tinta dan peluh. Karena yang kita ingin bangun kembali adalah peradaban yang telah lama hilang. Sebuah peradaban warisan generasi terbaik manusia. Diletakkan pada wahyu ilahi yang paling pertama turun yang mampu mereformasi peradaban hingga memimpin 2/3 belahan dunia. Wahyu yang mengawal transformasi peradaban hingga menguasai sebagian besar daratan Eropa, Asia dan Afrika selama kurang lebih 700 tahun.

Bacalah, dengan (menyebut) nama Tuhanmu yang menciptakan (QS Al-‘Alaq:1)

Ya, wahyu inilah yang saya maksud (Wallohu ta’ala a’lam).

Penulis : Syamsuar Hamka (Ketua Dept. Kajian Strategis PP LIDMI Periode 1437-1439 H/ 2015-2017 M)

Tags: Gerakan MahasiswaIdealismeldkLembaga Kemahasiswaan
Previous Post

Orang-orang Cerdas yang Ada Saat Ini

Next Post

HAMKA; Kepribadian, Sejarah dan Perjuangannya (1)

admin

admin

Related Posts

HARI SANTRI: DARI LAMANYA BELAJAR MENUJU LUASNYA PENGABDIAN
Artikel

HARI SANTRI: DARI LAMANYA BELAJAR MENUJU LUASNYA PENGABDIAN

by Ahmad Robbani
24 Oktober 2026
Sesak Jalan
Artikel

Sesak Jalan

by Ahmad Robbani
17 Oktober 2026
Jangan Tunggu Asap Kalimantan Masuk Istana, Ketum PP Lidmi Desak Penetapan Karhutla sebagai Bencana Nasional
Artikel

Jangan Tunggu Asap Kalimantan Masuk Istana, Ketum PP Lidmi Desak Penetapan Karhutla sebagai Bencana Nasional

by Ahmad Robbani
17 Oktober 2026
Ketegasan Mentan Amran Jadi Teladan Integritas, PP LIDMI Apresiasi Pencopotan Pejabat Terlibat Judol
Artikel

Ketegasan Mentan Amran Jadi Teladan Integritas, PP LIDMI Apresiasi Pencopotan Pejabat Terlibat Judol

by Ahmad Robbani
2 September 2026
Ketika Nyawa Dihakimi Massa, Keadilan Dipertanyakan
Artikel

Ketika Nyawa Dihakimi Massa, Keadilan Dipertanyakan

by Ahmad Robbani
3 Agustus 2026
Next Post
HAMKA; Kepribadian, Sejarah dan Perjuangannya (1)

HAMKA; Kepribadian, Sejarah dan Perjuangannya (1)

BEGINI CARA CEGAH PEMURTADAN MENURUT BUYA HAMKA

BEGINI CARA CEGAH PEMURTADAN MENURUT BUYA HAMKA

INI DIA SOLUSI MASALAH PEMUDA ISLAM (1)

INI DIA SOLUSI MASALAH PEMUDA ISLAM (2-Habis)

Comments 1

  1. Hardika says:
    11 tahun ago

    Hidup mahasiswa!

    Balas

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended Stories

Kreatif! MPM Poltek ATI Makassar Bakal Gelar Program Ramadhan Di Dua Lokasi Berbeda

Kreatif! MPM Poltek ATI Makassar Bakal Gelar Program Ramadhan Di Dua Lokasi Berbeda

23 Mei 2018
Aksi Bela Islam Makassar Berlangsung Damai

Aksi Bela Islam Makassar Berlangsung Damai

4 November 2016
LIDMI Gelar Muktamar II di Makassar, Ini Harapan Bapak Dani Pomanto

LIDMI Gelar Muktamar II di Makassar, Ini Harapan Bapak Dani Pomanto

1 Februari 2018

Popular Stories

  • Arti Sahabat dalam Islam

    Arti Sahabat dalam Islam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • LGBT Ternyata Bisa Sembuh; Ini Buktinya!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Refleksi Tujuan Pendidikan Nasional

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perjuangan, Pengorbanan dan Pendidikan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tarbiyah, Murobbi dan Cinta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
HARI SANTRI: DARI LAMANYA BELAJAR MENUJU LUASNYA PENGABDIAN
Artikel

HARI SANTRI: DARI LAMANYA BELAJAR MENUJU LUASNYA PENGABDIAN

by Ahmad Robbani
24 Oktober 2026
0

“Seberapa besar nilai-nilai kesantrian telah hidup dalam diri kita, dan seberapa banyak manfaat yang telah kita berikan kepada umat dan...

Read moreDetails
Sesak Jalan

Sesak Jalan

17 Oktober 2026
Jangan Tunggu Asap Kalimantan Masuk Istana, Ketum PP Lidmi Desak Penetapan Karhutla sebagai Bencana Nasional

Jangan Tunggu Asap Kalimantan Masuk Istana, Ketum PP Lidmi Desak Penetapan Karhutla sebagai Bencana Nasional

17 Oktober 2026
Ketegasan Mentan Amran Jadi Teladan Integritas, PP LIDMI Apresiasi Pencopotan Pejabat Terlibat Judol

Ketegasan Mentan Amran Jadi Teladan Integritas, PP LIDMI Apresiasi Pencopotan Pejabat Terlibat Judol

2 September 2026
Resmi Dilantik, Pengurus Baru LDK FSI RI UNM Siap Mengemban Amanah dengan Integritas dan Semangat Kolaborasi

Resmi Dilantik, Pengurus Baru LDK FSI RI UNM Siap Mengemban Amanah dengan Integritas dan Semangat Kolaborasi

31 Agustus 2026
Lingkar Dakwah Mahasiswa Indonesia

Lingkar Dakwah Mahasiswa Indonesia merupakan lembaga kepemudaan yang menghimpun mahasiswa dari berbagai kampus di Indonesia yang memiliki tujuan membantuk generasi beradab, dengan tiga trilogi pergerakan yakni keislaman, intelektual dan kebangsaan.

Follow Us

© 2023 Web Design By Mubarak Group Indonesia

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang Kami
  • ARTIKEL
  • NASIONAL
  • OPINI
  • LMC NEWSROOM
  • DAKWAH KAMPUS
  • HUBUNGI KAMI

© 2023 Web Design By Mubarak Group Indonesia