MAKASSAR – Temu Aktivis Dakwah Kampus yang dilaksanakan oleh Pimpinan Daerah Lingkar Dakwah Mahasiswa Indonesia (Lidmi) Kendari dihadiri langsung oleh Asrullah S.H., M.H. selaku Ketua Umum PP Lidmi bertempat di Masjid La Ode Malim Universitas Haluoleo, Sabtu (3/9) malam.

Kegiatan ini merupakan rangkaian dari berbagai kegiatan menuju Musyawarah Daerah II Lidmi Kendari. Dihadiri oleh berbagai aktivis dakwah kampus di wilayah Kendari, Ketua Umum PP Lidmi didapuk untuk memberikan materi utama.

Dalam penyampaiannya, Asrullah menitikberatkan peran pemuda dan mahasiswa sebagai penggerak roda zaman. Aktivis dakwah kampus wajib menjadi lokomotor perubahan.

“Mahasiswa dan pemuda adalah penggerak roda zaman. Dengan semangat yang tak kunjung padam, mahasiswa memiliki peran sentral dalam menjadi lokomotor perubahan. Khususnya dalam lingkup aktivis dakwah kampus,” ujarnya.

Mahasiswa doktoral Unhas ini juga mengingatkan tentang pentingnya untuk membangun semangat dan spirit perjuangan. Hal ini telah ditunjukkan oleh para pejuang muslim terdahulu.

“Para pejuang muslim terdahulu memiliki 3 hal yang sangat mendasar. Mereka memiliki keyakinan yang kuat, azzam yang hebat, serta takdir Allah yang berjalan bersamanya,” ungkapnya.

Sebagai penutup, beliau mengungkapkan bahwa peran Lembaga Dakwah Kampus (LDK) tidak boleh dibatasi sekadar pada lingkup kampus saja.

“Jangan membatasi peran dakwah kampus hanya pada lingkup kampus saja. Tetapi lebih dari itu, berbicara tentang kampus adalah berbicara tentang sebuah peradaban,” pungkasnya.

(Visited 32 times, 1 visits today)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.