Makassar — Pimpinan Pusat Lingkar Dakwah Mahasiswa Indonesia (PP Lidmi) sukses menggelar kegiatan Lidmi Tadabbur Forum dengan mengangkat tema “Hikmah di Tengah Musibah: Ketika Alam Menyampaikan Pesan-Nya (Tadabbur QS. Ar-Rum: 41)”. Kegiatan ini digelar melalui media zoom meet pada Ahad, (7/12/2025) pukul 20.30 WITA hingga selesai.
Forum ini menghadirkan Ustaz Dr. Rustam Koly, Lc., M.A. (Dosen IAI STIBA Makassar) sebagai narasumber utama. Ketua Umum PP LIDMI Periode 2024–2026, Andi Muhammad Shalihin, S.KM., M.KM., memberikan sambutan pembuka, sementara jalannya diskusi dipandu oleh Muhammad Ikram, S.Sos., M.Sos., selaku Kabid Dakwah dan Al-Qur’an PP Lidmi.
Ketua Umum PP Lidmi dalam sambutannya menegaskan bahwa peristiwa yang terjadi hari ini bukan hanya soal fenomena alam, tetapi ada peringatan yang bisa kita renungkan di baliknya.
“Musibah selalu membawa pesan, bukan hanya sekadar fenomena alam, tetapi juga peringatan yang mengajak manusia untuk kembali kepada jalur kebenaran,” tegasnya.
Ustaz Dr. Rustam Kolly dalam pemaparannya menguraikan makna mendalam dari QS. Ar-Rum: 41 yang menggambarkan kerusakan di darat dan laut sebagai akibat perbuatan manusia.
“Banyak musibah bukan muncul secara tiba-tiba, melainkan merupakan akibat langsung dari keputusan, kebijakan, dan perilaku manusia yang diwarnai keserakahan, kelalaian, dan penyimpangan dari petunjuk Allah Swt” Ujarnya.
Lebih lanjut, Ia juga mengatakan
“Kerusakan ekologis, krisis moral, ketidakadilan sosial, hingga konflik kemanusiaan adalah rangkaian akibat dari tindakan manusia itu sendiri,” pungkasnya.
Dosen IAI STIBA Makassar ini juga menekankan pentingnya membangun kesadaran spiritual untuk memahami pesan Ilahi di balik setiap peristiwa.
“Setiap peristiwa yang terjadi selalu membawa pelajaran bagi kita, termasuk bencana alam yang sedang menimpa hari ini. Itu semua adalah isyarat agar kita kembali menata diri dan langkah, serta meninggalkan sebab-sebab yang mendatangkan murka Allah, di antaranya dengan menjaga keseimbangan alam,” ungkapnya.
Forum ini berlangsung interaktif dengan berbagai pertanyaan dari peserta, terutama terkait relevansi ayat tersebut dalam konteks bencana alam dan krisis kemanusiaan yang terjadi di berbagai daerah.
Melalui kegiatan ini, PP Lidmi juga mengajak kepada segenap masyarakat untuk turut serta mengambil kontribusi dalam membantu dan meringankan beban dan kesedihan yang dialami oleh saudara-saudara kita yang terdampak bencana.
Bantuan moril dan materil adalah bentuk empati kita sebagai sebuah insan manusia dan insan yang beriman atas kondisi yang sedang dirasakan oleh saudara-saudara kita.
Laporan: Medikom PP Lidmi














































