Lidmi.or.id, PALOPO – Mengusung tema “Sukses Tanpa Lupa Sholat”, kegiatan Ngopi (Ngobrol Perkara Iman) digelar di Cafe New Sisilain, Kota Palopo, Jumat malam, 27 Juni 2025.
Acara ini mengajak generasi muda, terutama kalangan mahasiswa dan masyarakat umum, untuk merenungkan kembali makna sukses dengan perspektif keimanan Islam.
Dihadiri puluhan peserta khusus ikhwan (laki-laki), forum ini menghadirkan Ustadz Ramadan Binta, S.Pd.I, seorang da’i senior yang dikenal di Luwu Raya dengan latar belakang ketua ormas Islam Daerah di Luwu Utara dan Kota Palopo.
Dalam kajian yang mengambil tadabbur Q.S. At-Taubah : 24 itu, Ustadz Ramadan menekankan pentingnya memprioritaskan kecintaan kepada Allah dan Rasul-Nya di atas ambisi duniawi.
“Jangan sampai kesuksesan dunia melalaikan kita dari sholat. Islam tidak anti sukses. Tapi sukses harus menjadi jalan untuk lebih taat kepada Allah,” tegasnya.
Mengutip ayat tersebut, ia menjelaskan ayat itu bukan anti-harta atau anti-keluarga, tapi soal prioritas cinta.
قُلْ إِن كَانَ ءَابَآؤُكُمْ وَأَبْنَآؤُكُمْ وَإِخْوَٰنُكُمْ وَأَزْوَٰجُكُمْ وَعَشِيرَتُكُمْ وَأَمْوَٰلٌ ٱقْتَرَفْتُمُوهَا وَتِجَٰرَةٌ تَخْشَوْنَ كَسَادَهَا وَمَسَٰكِنُ تَرْضَوْنَهَآ أَحَبَّ إِلَيْكُم مِّنَ ٱللَّهِ وَرَسُولِهِۦ وَجِهَادٍ فِى سَبِيلِهِۦ فَتَرَبَّصُوا۟ حَتَّىٰ يَأْتِىَ ٱللَّهُ بِأَمْرِهِۦ ۗ وَٱللَّهُ لَا يَهْدِى ٱلْقَوْمَ ٱلْفَٰسِقِينَ
“Katakanlah : Jika bapak-bapak, anak-anak, saudara-saudara, isteri-isteri, kaum keluargamu, harta kekayaan yang kamu usahakan, perniagaan yang kamu khawatiri kerugiannya, dan tempat tinggal yang kamu sukai, adalah lebih kamu cintai dari Allah dan Rasul-Nya dan dari berjihad di jalan-Nya, maka tunggulah sampai Allah mendatangkan keputusan-Nya”. Dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang fasik. (Surat At-Taubah Ayat)
Kegiatan yang digagas oleh Pimpinan Daerah Lingkar Dakwah Mahasiswa Indonesia (PD Lidmi) Palopo ini juga bekerja sama dengan Magguru Mangngaji dan New Sisilain Cafe sebagai ruang publik.
Acara sengaja ditempatkan di kafe untuk menjangkau generasi muda dengan suasana akrab namun tetap ilmiah.
Shohib Muhammad Ripal, penanggung jawab acara sekaligus Ketua PD Lidmi Palopo, menjelaskan bahwa Ngopi Dakwah ini adalah upaya menghadirkan literasi iman ke ruang-ruang pergaulan modern.
“Banyak orang nongkrong di kafe bicara bisnis, politik, bahkan gosip. Kami ingin buktikan, iman juga bisa dibicarakan di sini,” katanya.
Acara terbuka untuk mahasiswa maupun masyarakat umum (ikhwah). Panitia menekankan bahwa dakwah tidak hanya tugas penceramah, tapi juga semua pihak yang mendukung, termasuk pemilik tempat, penyaji kopi, hingga peserta.
“Bahkan hanya dengan menyajikan minuman kita bisa berdakwah. Bersyukurlah jika kita masih dalam barisan itu,” ujar Ripal.
Forum tersebut juga diakhiri dengan pengingat hadis Nabi Muhammad ﷺ :
“Tidak akan bergeser kedua kaki seorang hamba pada hari kiamat sampai ia ditanya tentang umurnya untuk apa ia habiskan, ilmunya apa yang telah diamalkan, hartanya dari mana ia peroleh dan ke mana ia belanjakan, serta tubuhnya untuk apa digunakan.”
Ngopi Lidmi Palopo menegaskan bahwa sukses sejati bukan diukur dari capaian materi semata, melainkan pada seberapa besar ia membawa manusia lebih taat kepada Allah.
Laporan : PD Lidmi Palopo, Lidmi Media Center (LMC News)

















































