Makassar — Pimpinan Pusat Lingkar Dakwah Mahasiswa Indonesia (PP Lidmi) kembali menggelar kegiatan Kajian Spirit Ramadan sebagai bekal dan penguatan ruhiyah bagi masyarakat khususnya mahasiswa dalam menyambut Bulan Ramadan. Kegiatan yang mengusung tema “Ramadan Bulan Transformasi Diri dan Meraih Gelar Takwa” ini, digelar secara daring melalui Zoom Meet dan live via YouTube Lidmi Media Center, pada Kamis, (12/2/2026).
Dalam sambutannya, Ketua Umum PP Lidmi Andi Muhammad Solihin, S.KM.,M.KM. mengajak umat Islam agar tidak hanya sekadar mempersiapkan aspek teknis ibadah, tetapi juga menyiapkan hati agar Ramadan benar-benar menjadi titik balik sebuah transformasi diri untuk meraih gelar takwa.
“Ramadan bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga, tetapi tentang membangun karakter takwa. Kalau setelah Ramadan kita menjadi pribadi yang lebih berintegritas, lebih peka terhadap persoalan umat, dan lebih dekat kepada Allah, maka itulah tanda kita sedang meraih gelar takwa,” ujarnya.

Hadir sebagai narasumber, Ustaz Dr. Maulana La Eda, Lc., M.A., Ketua Prodi Ilmu Hadis IAI STIBA Makassar sekaligus alumni S1–S3 Islamic University of Madinah.
Dalam paparannya, beliau mengurai makna Ramadan secara mendalam, tidak hanya dari sisi ritual, tetapi juga dimensi pembentukan kepribadian muslim yang bertakwa.
“Ada dua unsur takwa yang menjadi tujuan utama ibadah puasa. Pertama, ada peningkatan ibadah baik dari segi kuanlitas dan juga kuantitas ibadah. Kedua, adanya tranformasi karakter dan akhlak yang mulia seorang muslim dengan ibadah puasa tersebut,” paparnya.
Ia juga menambahkan bahwa transformasi diri begitu sangat dibutuhkan dengan adanya momentum Ramadan.
“Bulan Ramadan selain bulan ibadah dan memperbanyak doa serta munajat, bulan tersebut juga menginginkan transformasi dalam diri kita. Dari hamba yang kurang saleh, menjadi menjadi taat, dan dari banyaknya gelimangan dosa menuju ampunan,” pungkasnya.

Ketum PP Lidmi di akhir sambutannya juga menitipkan harapannya kepada mahasiswa yang hadir dalam kegiatan, bahwa momentum Ramadan seharusnya dapat membawa energi kebaikan dan kontribusi sosial.
“Ini adalah momentumnya! para mahasiswa seharusnya bisa melahirkan energi kebaikan dan kontribusi sosial bagi masyarakat melalui momentum Bulan Ramadan”
Pada akhir sesi, Lidmi senantiasa mengajak kepada segenap peserta untuk memaksimalkan momentum Bulan Ramadan sebagai bulan tranformasi diri dan meraih gelar takwa di sisi Allah Swt.
Kegiatan berlangsung begitu hangat dan penuh semangat dari seluruh peserta, dengan diskusi dan tanya jawab seputar materi yang disampaikan oleh narasumber.
Laporan: Tim Medikom PP Lidmi
















































