Lidmi.or.id, BULUKUMBA – Dua komunitas pecinta alam berbasis nilai keislaman, Ikhwah Pencinta Alam (KIPA) dan Syabab Adventure, sukses menuntaskan dua dari empat agenda pendakian mereka di tahun 2025.
Dengan mengusung tema “Menjelajahi Alam, Merajut Kebersamaan dalam Iman”, kegiatan ini menjadi perpaduan antara petualangan alam dan penguatan spiritualitas.
Pendakian pertama dilaksanakan pada 25–26 Januari 2025 di Bulu Bialo, Kabupaten Bulukumba.
Para peserta dari kedua komunitas menapaki jalur pendakian sambil merenungi kebesaran ciptaan Tuhan.
Kegiatan ini juga diisi dengan diskusi dan refleksi keagamaan, menjadikan alam sebagai Mihrab untuk bertafakkur.
Pendakian kedua berlangsung pada 4–6 April 2025, menyusuri Danau Tanralili – Lembah Lohe.
Medan yang menantang tidak menyurutkan semangat peserta, justru memperkuat nilai kebersamaan dan Ukhuwah Islamiyah.
Ketua KIPA, Rahman AL, mengungkapkan rasa syukurnya atas kelancaran dua agenda awal tersebut.
“Alhamdulillah, kami berhasil menyelesaikan dua pendakian dari total empat yang direncanakan tahun ini. Semangat peserta luar biasa. Semoga kegiatan ini memperkuat iman dan persaudaraan kami,” ujarnya.
Perwakilan Syabab Adventure, Abdul Rahman Amin, S.I.P., menilai kolaborasi ini bukan hanya sebagai ajang rekreasi, tapi juga media dakwah dan pembentukan karakter.
“Kami berharap pendakian ini menumbuhkan cinta terhadap alam sekaligus mempererat silaturahmi. InsyaAllah, kami siap menyambut dua agenda selanjutnya,” tuturnya.

Keberhasilan dua pendakian ini menjadi motivasi kuat bagi KIPA dan Syabab Adventure untuk melanjutkan ekspedisi ke dua gunung lainnya sepanjang tahun 2025.
Mereka berharap kegiatan semacam ini terus menginspirasi masyarakat, khususnya generasi muda, untuk mencintai alam sambil menumbuhkan nilai-nilai keimanan.
Reporter : Muhammad Isdamir, S.Pd.
















































