MAKASSAR – Lingkar Dakwah Mahasiswa Indonesia (LIDMI) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung peran strategis Lembaga Dakwah Kampus (LDK) melalui kehadirannya dalam Talkshow Kepemudaan yang digelar oleh Lembaga Kajian Al-Qur’an (LKA) Mahasiswa Pencinta Masjid (MPM) Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar (UINAM), Sabtu (21/12/2024) di Aula FEBI UINAM.
Acara yang mengusung tema “Menuju Indonesia Emas 2045, Mahasiswa Bisa Apa?” ini menjadi ajang penting untuk mendorong mahasiswa berpikir kritis dan strategis tentang peran mereka dalam menyongsong momentum 100 tahun kemerdekaan Indonesia.
Ketua LIDMI, melalui perwakilannya, menekankan pentingnya peran LDK dalam membangun kesadaran kolektif mahasiswa terhadap tantangan bangsa.

LIDMI melihat kegiatan ini sebagai langkah konkret dalam memperkuat konsolidasi antar-LDK di Makassar untuk mendukung tercapainya tujuan bersama.
“LIDMI mendorong LDK untuk terus menyelenggarakan kegiatan yang memperkaya wawasan kebangsaan mahasiswa, agar mereka dapat mengambil peran strategis dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045. Ini menjadi peluang besar bagi pemuda Muslim untuk berkontribusi dalam berbagai sektor pembangunan,” ujar perwakilan LIDMI.
Kehadiran perwakilan dari 6 LDK di Makassar, seperti LDK dari Unhas, UNM, dan STIBA Makassar, menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi antar-LDK telah berjalan dengan baik.

Konsolidasi ini juga menjadi salah satu fokus LIDMI dalam memastikan setiap dakwah kampus dapat saling mendukung di tengah tantangan zaman.
Dalam talkshow tersebut, drg. M. Athiatul Muqtadir, mantan Ketua BEM UGM sekaligus founder Raih Cita.Id, menyampaikan materi tentang bagaimana generasi muda dapat meningkatkan kapasitas diri, berpikir kreatif, dan memiliki karakter kuat.
Ia juga menegaskan pentingnya menjadikan Al-Qur’an sebagai panduan dalam setiap lini kehidupan.
“Generasi muda harus memiliki visi besar, yang didukung dengan kompetensi, jiwa kritis, dan moralitas. Mahasiswa harus bisa melihat tantangan sebagai peluang untuk menunjukkan kontribusi nyata bagi bangsa,” paparnya.

Kegiatan ini merupakan bagian dari kolaborasi antara LKA MPM UINAM, Project Dakwah, dan LIDMI yang selalu berkomitmen untuk melahirkan generasi rabbani.
“Sinergi seperti ini menjadi model keberhasilan dakwah kampus di masa depan. LDK tidak hanya hadir untuk mengembangkan individu yang dekat dengan Al-Qur’an, tetapi juga sebagai aktor perubahan dalam pembangunan bangsa,” tambah perwakilan LIDMI.
Dengan suksesnya acara ini, LIDMI berharap sinergi antar-LDK semakin erat dan mahasiswa Muslim mampu mengambil posisi strategis dalam menyongsong Indonesia Emas 2045.
Reporter : Muh Akbar Mujahiddakwah.com
Editor : Tim Media Lidmi (LMC News)


















































