• Tentang LIDMI
Sabtu, Oktober 24, 2026
No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang Kami
  • ARTIKEL
    HARI SANTRI: DARI LAMANYA BELAJAR MENUJU LUASNYA PENGABDIAN

    HARI SANTRI: DARI LAMANYA BELAJAR MENUJU LUASNYA PENGABDIAN

    Sesak Jalan

    Sesak Jalan

    Jangan Tunggu Asap Kalimantan Masuk Istana, Ketum PP Lidmi Desak Penetapan Karhutla sebagai Bencana Nasional

    Jangan Tunggu Asap Kalimantan Masuk Istana, Ketum PP Lidmi Desak Penetapan Karhutla sebagai Bencana Nasional

    Ketegasan Mentan Amran Jadi Teladan Integritas, PP LIDMI Apresiasi Pencopotan Pejabat Terlibat Judol

    Ketegasan Mentan Amran Jadi Teladan Integritas, PP LIDMI Apresiasi Pencopotan Pejabat Terlibat Judol

    Ketika Nyawa Dihakimi Massa, Keadilan Dipertanyakan

    Ketika Nyawa Dihakimi Massa, Keadilan Dipertanyakan

    Benarkah Bugis Mengenal Lima Gender?

    Benarkah Bugis Mengenal Lima Gender?

    PP LIDMI Dukung Penuh Desakan MUI untuk Hukuman Pidana bagi Pelaku dan Pengkampanye LGBT

    PP LIDMI Dukung Penuh Desakan MUI untuk Hukuman Pidana bagi Pelaku dan Pengkampanye LGBT

    Aktivis Dakwah dan Isu Lingkungan

    Aktivis Dakwah dan Isu Lingkungan

    Pemerintah Rencanakan Tambang di Atas Sumber Air, Warga Mulai Latihan Hidup Tanpa Air

    Pemerintah Rencanakan Tambang di Atas Sumber Air, Warga Mulai Latihan Hidup Tanpa Air

  • NASIONAL
    HARI SANTRI: DARI LAMANYA BELAJAR MENUJU LUASNYA PENGABDIAN

    HARI SANTRI: DARI LAMANYA BELAJAR MENUJU LUASNYA PENGABDIAN

    Jangan Tunggu Asap Kalimantan Masuk Istana, Ketum PP Lidmi Desak Penetapan Karhutla sebagai Bencana Nasional

    Jangan Tunggu Asap Kalimantan Masuk Istana, Ketum PP Lidmi Desak Penetapan Karhutla sebagai Bencana Nasional

    Ketegasan Mentan Amran Jadi Teladan Integritas, PP LIDMI Apresiasi Pencopotan Pejabat Terlibat Judol

    Ketegasan Mentan Amran Jadi Teladan Integritas, PP LIDMI Apresiasi Pencopotan Pejabat Terlibat Judol

    Ketika Nyawa Dihakimi Massa, Keadilan Dipertanyakan

    Ketika Nyawa Dihakimi Massa, Keadilan Dipertanyakan

    Benarkah Bugis Mengenal Lima Gender?

    Benarkah Bugis Mengenal Lima Gender?

    PP LIDMI Dukung Penuh Desakan MUI untuk Hukuman Pidana bagi Pelaku dan Pengkampanye LGBT

    PP LIDMI Dukung Penuh Desakan MUI untuk Hukuman Pidana bagi Pelaku dan Pengkampanye LGBT

    Peneguhan Amanah & Adab : Pelantikan PP LIDMI 2026-2028 Tandai Era Baru Konsolidasi Gerakan Mahasiswa!

    Peneguhan Amanah & Adab : Pelantikan PP LIDMI 2026-2028 Tandai Era Baru Konsolidasi Gerakan Mahasiswa!

    Muktamar VI PP LIDMI Tetapkan Muhammad Ikram Ketua Umum Periode 2026-2028, Ajak Kader Perkuat Loyalitas dan Pengabdian

    Muktamar VI PP LIDMI Tetapkan Muhammad Ikram Ketua Umum Periode 2026-2028, Ajak Kader Perkuat Loyalitas dan Pengabdian

    LIDMI Palu Gelar Musyawarah Kerja Daerah II, Bahas Transformasi Gerakan Dakwah Kampus

    LIDMI Palu Gelar Musyawarah Kerja Daerah II, Bahas Transformasi Gerakan Dakwah Kampus

  • OPINI
    HARI SANTRI: DARI LAMANYA BELAJAR MENUJU LUASNYA PENGABDIAN

    HARI SANTRI: DARI LAMANYA BELAJAR MENUJU LUASNYA PENGABDIAN

    Sesak Jalan

    Sesak Jalan

    Jangan Tunggu Asap Kalimantan Masuk Istana, Ketum PP Lidmi Desak Penetapan Karhutla sebagai Bencana Nasional

    Jangan Tunggu Asap Kalimantan Masuk Istana, Ketum PP Lidmi Desak Penetapan Karhutla sebagai Bencana Nasional

    Ketegasan Mentan Amran Jadi Teladan Integritas, PP LIDMI Apresiasi Pencopotan Pejabat Terlibat Judol

    Ketegasan Mentan Amran Jadi Teladan Integritas, PP LIDMI Apresiasi Pencopotan Pejabat Terlibat Judol

    Ketika Nyawa Dihakimi Massa, Keadilan Dipertanyakan

    Ketika Nyawa Dihakimi Massa, Keadilan Dipertanyakan

    Benarkah Bugis Mengenal Lima Gender?

    Benarkah Bugis Mengenal Lima Gender?

    PP LIDMI Dukung Penuh Desakan MUI untuk Hukuman Pidana bagi Pelaku dan Pengkampanye LGBT

    PP LIDMI Dukung Penuh Desakan MUI untuk Hukuman Pidana bagi Pelaku dan Pengkampanye LGBT

    Forum Tadabur LIDMI Bahas Konflik Iran-Israel : Ujian Umat atau Ancaman Global bagi Dunia Islam?

    Forum Tadabur LIDMI Bahas Konflik Iran-Israel : Ujian Umat atau Ancaman Global bagi Dunia Islam?

    Pemerintah Rencanakan Tambang di Atas Sumber Air, Warga Mulai Latihan Hidup Tanpa Air

    Pemerintah Rencanakan Tambang di Atas Sumber Air, Warga Mulai Latihan Hidup Tanpa Air

  • LMC NEWSROOM
    HARI SANTRI: DARI LAMANYA BELAJAR MENUJU LUASNYA PENGABDIAN

    HARI SANTRI: DARI LAMANYA BELAJAR MENUJU LUASNYA PENGABDIAN

    Jangan Tunggu Asap Kalimantan Masuk Istana, Ketum PP Lidmi Desak Penetapan Karhutla sebagai Bencana Nasional

    Jangan Tunggu Asap Kalimantan Masuk Istana, Ketum PP Lidmi Desak Penetapan Karhutla sebagai Bencana Nasional

    Ketegasan Mentan Amran Jadi Teladan Integritas, PP LIDMI Apresiasi Pencopotan Pejabat Terlibat Judol

    Ketegasan Mentan Amran Jadi Teladan Integritas, PP LIDMI Apresiasi Pencopotan Pejabat Terlibat Judol

    Resmi Dilantik, Pengurus Baru LDK FSI RI UNM Siap Mengemban Amanah dengan Integritas dan Semangat Kolaborasi

    Resmi Dilantik, Pengurus Baru LDK FSI RI UNM Siap Mengemban Amanah dengan Integritas dan Semangat Kolaborasi

    Ketika Nyawa Dihakimi Massa, Keadilan Dipertanyakan

    Ketika Nyawa Dihakimi Massa, Keadilan Dipertanyakan

    Benarkah Bugis Mengenal Lima Gender?

    Benarkah Bugis Mengenal Lima Gender?

    PP LIDMI Dukung Penuh Desakan MUI untuk Hukuman Pidana bagi Pelaku dan Pengkampanye LGBT

    PP LIDMI Dukung Penuh Desakan MUI untuk Hukuman Pidana bagi Pelaku dan Pengkampanye LGBT

    Peneguhan Amanah & Adab : Pelantikan PP LIDMI 2026-2028 Tandai Era Baru Konsolidasi Gerakan Mahasiswa!

    Peneguhan Amanah & Adab : Pelantikan PP LIDMI 2026-2028 Tandai Era Baru Konsolidasi Gerakan Mahasiswa!

    Menolak Normalisasi LGBT, Menjaga Integritas Moral dan Akademik Kampus

    Menolak Normalisasi LGBT, Menjaga Integritas Moral dan Akademik Kampus

  • DAKWAH KAMPUS
    HARI SANTRI: DARI LAMANYA BELAJAR MENUJU LUASNYA PENGABDIAN

    HARI SANTRI: DARI LAMANYA BELAJAR MENUJU LUASNYA PENGABDIAN

    Sesak Jalan

    Sesak Jalan

    Jangan Tunggu Asap Kalimantan Masuk Istana, Ketum PP Lidmi Desak Penetapan Karhutla sebagai Bencana Nasional

    Jangan Tunggu Asap Kalimantan Masuk Istana, Ketum PP Lidmi Desak Penetapan Karhutla sebagai Bencana Nasional

    Resmi Dilantik, Pengurus Baru LDK FSI RI UNM Siap Mengemban Amanah dengan Integritas dan Semangat Kolaborasi

    Resmi Dilantik, Pengurus Baru LDK FSI RI UNM Siap Mengemban Amanah dengan Integritas dan Semangat Kolaborasi

    Benarkah Bugis Mengenal Lima Gender?

    Benarkah Bugis Mengenal Lima Gender?

    Pecahkan Keheningan Dunia atas Genosida Palestina, LIDMI dan FMDKI Gelar LIDMI Tadabbur Forum Spesial Palestina di UNM

    Pecahkan Keheningan Dunia atas Genosida Palestina, LIDMI dan FMDKI Gelar LIDMI Tadabbur Forum Spesial Palestina di UNM

    Pembina dan Mantan Ketua PD LIDMI Bulukumba Apresiasi Sinergi Lapas dan Ormas dalam Pembinaan Warga Binaan

    HUT ke-62 Lapas Bulukumba, Pembina PD Lidmi Bulukumba Apresiasi Sinergi Ormas dalam Pembinaan Warga Binaan

    LIDMI Bulukumba Gelar Strategic Leadership Forum 2026, Perkuat Kepemimpinan Dakwah Mahasiswa

    LIDMI Bulukumba Gelar Strategic Leadership Forum 2026, Perkuat Kepemimpinan Dakwah Mahasiswa

    Menguatkan Ukhuwah, Menyatukan Langkah LIDMI Bulukumba Gelar Silaturahmi dan Konsolidasi Aktivis, Dihadiri Pimpinan Pusat

    Menguatkan Ukhuwah, Menyatukan Langkah: LIDMI Bulukumba Gelar Silaturahmi dan Konsolidasi Aktivis, Dihadiri Pimpinan Pusat

  • HUBUNGI KAMI
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang Kami
  • ARTIKEL
    HARI SANTRI: DARI LAMANYA BELAJAR MENUJU LUASNYA PENGABDIAN

    HARI SANTRI: DARI LAMANYA BELAJAR MENUJU LUASNYA PENGABDIAN

    Sesak Jalan

    Sesak Jalan

    Jangan Tunggu Asap Kalimantan Masuk Istana, Ketum PP Lidmi Desak Penetapan Karhutla sebagai Bencana Nasional

    Jangan Tunggu Asap Kalimantan Masuk Istana, Ketum PP Lidmi Desak Penetapan Karhutla sebagai Bencana Nasional

    Ketegasan Mentan Amran Jadi Teladan Integritas, PP LIDMI Apresiasi Pencopotan Pejabat Terlibat Judol

    Ketegasan Mentan Amran Jadi Teladan Integritas, PP LIDMI Apresiasi Pencopotan Pejabat Terlibat Judol

    Ketika Nyawa Dihakimi Massa, Keadilan Dipertanyakan

    Ketika Nyawa Dihakimi Massa, Keadilan Dipertanyakan

    Benarkah Bugis Mengenal Lima Gender?

    Benarkah Bugis Mengenal Lima Gender?

    PP LIDMI Dukung Penuh Desakan MUI untuk Hukuman Pidana bagi Pelaku dan Pengkampanye LGBT

    PP LIDMI Dukung Penuh Desakan MUI untuk Hukuman Pidana bagi Pelaku dan Pengkampanye LGBT

    Aktivis Dakwah dan Isu Lingkungan

    Aktivis Dakwah dan Isu Lingkungan

    Pemerintah Rencanakan Tambang di Atas Sumber Air, Warga Mulai Latihan Hidup Tanpa Air

    Pemerintah Rencanakan Tambang di Atas Sumber Air, Warga Mulai Latihan Hidup Tanpa Air

  • NASIONAL
    HARI SANTRI: DARI LAMANYA BELAJAR MENUJU LUASNYA PENGABDIAN

    HARI SANTRI: DARI LAMANYA BELAJAR MENUJU LUASNYA PENGABDIAN

    Jangan Tunggu Asap Kalimantan Masuk Istana, Ketum PP Lidmi Desak Penetapan Karhutla sebagai Bencana Nasional

    Jangan Tunggu Asap Kalimantan Masuk Istana, Ketum PP Lidmi Desak Penetapan Karhutla sebagai Bencana Nasional

    Ketegasan Mentan Amran Jadi Teladan Integritas, PP LIDMI Apresiasi Pencopotan Pejabat Terlibat Judol

    Ketegasan Mentan Amran Jadi Teladan Integritas, PP LIDMI Apresiasi Pencopotan Pejabat Terlibat Judol

    Ketika Nyawa Dihakimi Massa, Keadilan Dipertanyakan

    Ketika Nyawa Dihakimi Massa, Keadilan Dipertanyakan

    Benarkah Bugis Mengenal Lima Gender?

    Benarkah Bugis Mengenal Lima Gender?

    PP LIDMI Dukung Penuh Desakan MUI untuk Hukuman Pidana bagi Pelaku dan Pengkampanye LGBT

    PP LIDMI Dukung Penuh Desakan MUI untuk Hukuman Pidana bagi Pelaku dan Pengkampanye LGBT

    Peneguhan Amanah & Adab : Pelantikan PP LIDMI 2026-2028 Tandai Era Baru Konsolidasi Gerakan Mahasiswa!

    Peneguhan Amanah & Adab : Pelantikan PP LIDMI 2026-2028 Tandai Era Baru Konsolidasi Gerakan Mahasiswa!

    Muktamar VI PP LIDMI Tetapkan Muhammad Ikram Ketua Umum Periode 2026-2028, Ajak Kader Perkuat Loyalitas dan Pengabdian

    Muktamar VI PP LIDMI Tetapkan Muhammad Ikram Ketua Umum Periode 2026-2028, Ajak Kader Perkuat Loyalitas dan Pengabdian

    LIDMI Palu Gelar Musyawarah Kerja Daerah II, Bahas Transformasi Gerakan Dakwah Kampus

    LIDMI Palu Gelar Musyawarah Kerja Daerah II, Bahas Transformasi Gerakan Dakwah Kampus

  • OPINI
    HARI SANTRI: DARI LAMANYA BELAJAR MENUJU LUASNYA PENGABDIAN

    HARI SANTRI: DARI LAMANYA BELAJAR MENUJU LUASNYA PENGABDIAN

    Sesak Jalan

    Sesak Jalan

    Jangan Tunggu Asap Kalimantan Masuk Istana, Ketum PP Lidmi Desak Penetapan Karhutla sebagai Bencana Nasional

    Jangan Tunggu Asap Kalimantan Masuk Istana, Ketum PP Lidmi Desak Penetapan Karhutla sebagai Bencana Nasional

    Ketegasan Mentan Amran Jadi Teladan Integritas, PP LIDMI Apresiasi Pencopotan Pejabat Terlibat Judol

    Ketegasan Mentan Amran Jadi Teladan Integritas, PP LIDMI Apresiasi Pencopotan Pejabat Terlibat Judol

    Ketika Nyawa Dihakimi Massa, Keadilan Dipertanyakan

    Ketika Nyawa Dihakimi Massa, Keadilan Dipertanyakan

    Benarkah Bugis Mengenal Lima Gender?

    Benarkah Bugis Mengenal Lima Gender?

    PP LIDMI Dukung Penuh Desakan MUI untuk Hukuman Pidana bagi Pelaku dan Pengkampanye LGBT

    PP LIDMI Dukung Penuh Desakan MUI untuk Hukuman Pidana bagi Pelaku dan Pengkampanye LGBT

    Forum Tadabur LIDMI Bahas Konflik Iran-Israel : Ujian Umat atau Ancaman Global bagi Dunia Islam?

    Forum Tadabur LIDMI Bahas Konflik Iran-Israel : Ujian Umat atau Ancaman Global bagi Dunia Islam?

    Pemerintah Rencanakan Tambang di Atas Sumber Air, Warga Mulai Latihan Hidup Tanpa Air

    Pemerintah Rencanakan Tambang di Atas Sumber Air, Warga Mulai Latihan Hidup Tanpa Air

  • LMC NEWSROOM
    HARI SANTRI: DARI LAMANYA BELAJAR MENUJU LUASNYA PENGABDIAN

    HARI SANTRI: DARI LAMANYA BELAJAR MENUJU LUASNYA PENGABDIAN

    Jangan Tunggu Asap Kalimantan Masuk Istana, Ketum PP Lidmi Desak Penetapan Karhutla sebagai Bencana Nasional

    Jangan Tunggu Asap Kalimantan Masuk Istana, Ketum PP Lidmi Desak Penetapan Karhutla sebagai Bencana Nasional

    Ketegasan Mentan Amran Jadi Teladan Integritas, PP LIDMI Apresiasi Pencopotan Pejabat Terlibat Judol

    Ketegasan Mentan Amran Jadi Teladan Integritas, PP LIDMI Apresiasi Pencopotan Pejabat Terlibat Judol

    Resmi Dilantik, Pengurus Baru LDK FSI RI UNM Siap Mengemban Amanah dengan Integritas dan Semangat Kolaborasi

    Resmi Dilantik, Pengurus Baru LDK FSI RI UNM Siap Mengemban Amanah dengan Integritas dan Semangat Kolaborasi

    Ketika Nyawa Dihakimi Massa, Keadilan Dipertanyakan

    Ketika Nyawa Dihakimi Massa, Keadilan Dipertanyakan

    Benarkah Bugis Mengenal Lima Gender?

    Benarkah Bugis Mengenal Lima Gender?

    PP LIDMI Dukung Penuh Desakan MUI untuk Hukuman Pidana bagi Pelaku dan Pengkampanye LGBT

    PP LIDMI Dukung Penuh Desakan MUI untuk Hukuman Pidana bagi Pelaku dan Pengkampanye LGBT

    Peneguhan Amanah & Adab : Pelantikan PP LIDMI 2026-2028 Tandai Era Baru Konsolidasi Gerakan Mahasiswa!

    Peneguhan Amanah & Adab : Pelantikan PP LIDMI 2026-2028 Tandai Era Baru Konsolidasi Gerakan Mahasiswa!

    Menolak Normalisasi LGBT, Menjaga Integritas Moral dan Akademik Kampus

    Menolak Normalisasi LGBT, Menjaga Integritas Moral dan Akademik Kampus

  • DAKWAH KAMPUS
    HARI SANTRI: DARI LAMANYA BELAJAR MENUJU LUASNYA PENGABDIAN

    HARI SANTRI: DARI LAMANYA BELAJAR MENUJU LUASNYA PENGABDIAN

    Sesak Jalan

    Sesak Jalan

    Jangan Tunggu Asap Kalimantan Masuk Istana, Ketum PP Lidmi Desak Penetapan Karhutla sebagai Bencana Nasional

    Jangan Tunggu Asap Kalimantan Masuk Istana, Ketum PP Lidmi Desak Penetapan Karhutla sebagai Bencana Nasional

    Resmi Dilantik, Pengurus Baru LDK FSI RI UNM Siap Mengemban Amanah dengan Integritas dan Semangat Kolaborasi

    Resmi Dilantik, Pengurus Baru LDK FSI RI UNM Siap Mengemban Amanah dengan Integritas dan Semangat Kolaborasi

    Benarkah Bugis Mengenal Lima Gender?

    Benarkah Bugis Mengenal Lima Gender?

    Pecahkan Keheningan Dunia atas Genosida Palestina, LIDMI dan FMDKI Gelar LIDMI Tadabbur Forum Spesial Palestina di UNM

    Pecahkan Keheningan Dunia atas Genosida Palestina, LIDMI dan FMDKI Gelar LIDMI Tadabbur Forum Spesial Palestina di UNM

    Pembina dan Mantan Ketua PD LIDMI Bulukumba Apresiasi Sinergi Lapas dan Ormas dalam Pembinaan Warga Binaan

    HUT ke-62 Lapas Bulukumba, Pembina PD Lidmi Bulukumba Apresiasi Sinergi Ormas dalam Pembinaan Warga Binaan

    LIDMI Bulukumba Gelar Strategic Leadership Forum 2026, Perkuat Kepemimpinan Dakwah Mahasiswa

    LIDMI Bulukumba Gelar Strategic Leadership Forum 2026, Perkuat Kepemimpinan Dakwah Mahasiswa

    Menguatkan Ukhuwah, Menyatukan Langkah LIDMI Bulukumba Gelar Silaturahmi dan Konsolidasi Aktivis, Dihadiri Pimpinan Pusat

    Menguatkan Ukhuwah, Menyatukan Langkah: LIDMI Bulukumba Gelar Silaturahmi dan Konsolidasi Aktivis, Dihadiri Pimpinan Pusat

  • HUBUNGI KAMI
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Artikel

Materi Tarbiyah: Keutamaan & Faidah Dzikir

admin by admin
26 Desember 2024
0 0
2
Alotnya Perpecahan dan Langgengnya Kezaliman (Tadabbur al-Qashash ayat 4)

Musuh-musuh agama ini selalu mencari-cari cara untuk memerangi kaum muslimin sampai mereka keluar/murtad dari dari agama ini. Allah Subhanahu Wa Ta’ala telah membongkar hati-hati orang kafir dengan mengatakan dalam Al-qur’an yang mulia,

  1. Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan senang kepada kamu hingga kamu mengikuti agama mereka[1]…(QS. Al Baqarah: 120)

Untuk itu :

  1. Hendaknya kita semakin mendekatkan diri kepada Allah dengan banyak melakukan ibadah yang tujuan diciptakannnya kita adalah karena perkara tersebut.
  2. Hendaknya kita senantiasa dan bersungguh-sungguh dalam menuntut ilmu. Dan kesungguhan itu diwujudkan dengan keinginan yang besar terhadap memiliki kitab-kitab para ulama. Terutama kita hendaknya memiliki –minimal- kitab tafsir Ibnu Katsir, untuk pengetahuan kita tehadap al-qur’an dan –minimal- kitab hadits arba’in yang memuat hadits-hadits pokok dalm agama ini.

Sebuah Hadits –yang isinya kurang lebih- berarti :

Nabi Musa Alaihissalam, berkata kepada Allah Azza wa Jalla, “Berikanlah aku satu kalimat yang dengannnya aku senantiasa mengingat-Mu”. Allah subhanahu wata’ala menjawab, “katakanlah Laailaha Illallah”. Nabi Musa Mengatakan, “Ya Allah, sesungguhnya kalmat itu sudah biasa diucapkan oleh orang-orang, berikan saya yang lain, yang berbeda dengan yang lainnya”, Allah Menjawab “Waha Musa, Sesungguhnya jikalau kalimat Laa-ilaaha Illallah itu diletakkan pada satu daun timbangan dan tujuh lapis langit beserta isinya-kecuali aku- dan tujuh lapis bumi beserta seluruh isinya pada daun timbangan yang lain, maka masih lebih berat kalimat Laa-ilaaha Illallah.”

Related Posts

HARI SANTRI: DARI LAMANYA BELAJAR MENUJU LUASNYA PENGABDIAN

HARI SANTRI: DARI LAMANYA BELAJAR MENUJU LUASNYA PENGABDIAN

24 Oktober 2026
Sesak Jalan

Sesak Jalan

17 Oktober 2026
Jangan Tunggu Asap Kalimantan Masuk Istana, Ketum PP Lidmi Desak Penetapan Karhutla sebagai Bencana Nasional

Jangan Tunggu Asap Kalimantan Masuk Istana, Ketum PP Lidmi Desak Penetapan Karhutla sebagai Bencana Nasional

17 Oktober 2026
Ketegasan Mentan Amran Jadi Teladan Integritas, PP LIDMI Apresiasi Pencopotan Pejabat Terlibat Judol

Ketegasan Mentan Amran Jadi Teladan Integritas, PP LIDMI Apresiasi Pencopotan Pejabat Terlibat Judol

2 September 2026

Faidah Hadits:

  1. Para nabi dan rasul diberikan keutamaan masing-masing oleh Allah. Nabi Musa Alaihissalam memiliki keutamaan dan digelari Kalimullah(Wakallamallahu Musa Takliima), yaitu bisa bercakap-cakap langsung dengan Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Adapun Nabi Muhammad Sallallahu ‘alaihi Wasallam dan nabi Ibrahim Alaissalam sebagai Khalilullah.
  2. Dzikir adalah amalan yang mudah. Kemudahannya itu ditunjukkan dengan dapatnya amalan ini dilakukan kapan dan dimana saja, bahkan tanpa wudhu. Wanita yang sedang haid pun dapat melakukan amalan ini.
  3. Karena amalan ini sangat mudah, namun dzikir menuntut frekuensi yang tinggi. Yang harus senantiasa dilakukan sampai akhir hayat kita. Asal kata dzikir berarti ingat sedang lawannya adalah –kalau tidak salah- Ghaflun yang berarti lupa atau lalai. Artinya jika tidak mengingat, maka pada saat itu juga kita telah lupa atau lalai dari mengingat Allah. Dalam Al-qur’an surah Al-Ahzab: 41, Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman :
  1. Hai orang-orang yang beriman, berdzikirlah (dengan menyebut nama) Allah, dzikir yang sebanyak-banyaknya.

Begitu pula pada ayat 31-35,  :

  1. Sesungguhnya laki-laki dan perempuan yang muslim, laki-laki dan perempuan yang mukmin[1218], laki-laki dan perempuan yang tetap dalam ketaatannya, laki-laki dan perempuan yang benar, laki-laki dan perempuan yang sabar, laki-laki dan perempuan yang khusyuk, laki-laki dan perempuan yang bersedekah, laki-laki dan perempuan yang berpuasa, laki-laki dan perempuan yang memelihara kehormatannya, laki-laki dan perempuan yang banyak menyebut (nama) Allah, Allah telah menyediakan untuk mereka ampunan dan pahala yang besar.

Saking pentingya, bahkan saat bertemu musuhpun kita diperintahkan untuk banyak berdzikir kepada Allah. Sebagaimana disebutkan dalam Qur’an Surah Al-anfal: 45;

  1. Hai orang-orang yang beriman. apabila kamu memerangi pasukan (musuh), maka berteguh hatilah kamu dan sebutlah (nama) Allah sebanyak-banyaknya[2] agar kamu beruntung.

Rasulullah Sallallahu ‘alaihi Wasallam saja, beliau adalah orang termulia, ma’shum dari dosa karena diampuni dosa-dosanya yang lalu, pada masanya, dan akan datang, namun beliau masih sangat-sangat banyak mengingat Allah. Ini ditunjukkan dengan amalan beliau dalam beristighfar kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Disebutkan dalam suatu riwayat, beliau beristighfar 70 kali dalam sehari, diriwayat lain disebutkan 100 kali. Meskipun begitu mudah kedengarannya, dan mudah saja kita lakukan, akan tetapi beliau melakukannya selama hidup. Kita mungkin hanya bertahan beberapa hari saja, setelah itu kita lalai lagi.

  1. Aktivitas manusia dalam kehidupannya hanya tiga posisi atau keadaan, yaitu kalau Ia tidak berdiri, maka Ia duduk, atau berbaring. Dan Allah memerintahkan kepada hamba-Nya untuk senantiasa mengingat-Nya dalam berbagai keadaan tersebut, sebagaimana yang Allah firmankan:(yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata): “Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia, Maha Suci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka. (QS. Ali Imran: 191)

Begitu pula setelah ibadah haji sebagaimana dalam QS. Al-Baqarah: 200, Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman :

  1. Apabila kamu telah menyelesaikan ibadah hajimu, maka berdzikirlah dengan menyebut Allah, sebagaimana kamu menyebut-nyebut (membangga-banggakan) nenek moyangmu[3], atau (bahkan) berdzikirlah lebih banyak dari itu. Maka di antara manusia ada orang yang berdoa: “Ya Tuhan kami, berilah kami (kebaikan) di dunia”, dan tiadalah baginya bahagian (yang menyenangkan) di akhirat.

Begitu pula setelah berdzikir kita tetap diperintahkan untuk banyak berdzikir kepada Allah, seperti yang Allah sebutkan dengan firman-Nya:

  1. Hai orang-orang beriman, apabila diseru untuk menunaikan shalat Jum’at, maka bersegeralah kamu kepada mengingat Allah dan tinggalkanlah jual beli[1475]. Yang demikian itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui.10. Apabila telah ditunaikan shalat, maka bertebaranlah kamu di muka bumi; dan carilah karunia Allah dan ingatlah Allah banyak-banyak supaya kamu beruntung. (QS. Al-Jumu’ah: 9-10)

Adapun Keutamaan banyak berdzikir kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala adalah :

 1. Akan diingat oleh Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Sesuai firman-Nya :

  1. Karena itu, ingatlah kamu kepada-Ku niscaya Aku ingat (pula) kepadamu[4], dan bersyukurlah kepada-Ku, dan janganlah kamu mengingkari (nikmat)-Ku. (QS. Al Baqarah: 100)

Dan Hadits Nabi Sallallahu ‘alaihi Wasallam yang artinya kurang lebih :

“Ana inda Dzanni Abdih…”

“Aku (Allah) senantiasa sesuai dengan persangkaan hamba-Ku…”

 2. Termasuk orang-orang yang memiliki hati yang hidup. Sebagaimana hadits nabi Sallallahu ‘alaihi Wasallam –artinya kurang lebih/seperti yang dikatakan oleh Rasulullah Sallallahu ‘alaihi Wasallam :

“Perumpamaan orang yang mengingat Tuhan-Nya dengan orang yang lupa saja kepada tuhan-Nya adalah diibaratkan dengan orang  yang mati dengan orang hidup”(HR Bukhari & Muslim)

Hati ini memiliki sifat-sifat yang sama dengan jasmani, ia bisa sakit, mati ataupun hidup. Jika jasmani sakit ia akan berat melakukan suatu pekerjaan,begitu pula dengan hati jika hati sakit itu berarti pemiliknya berat melakukan/menjalankan perintah-Nya. Jika hati itu telah mati, maka itu berarti pemiliknya tidak pernah lagi beriman kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala. 

 Sesungguhnya orang-orang kafir, sama saja bagi mereka, kamu beri peringatan atau tidakkamu beri peringatan, mereka tidak juga akan beriman. 7. Allah telah mengunci-mati hati dan pendengaran mereka[5], dan penglihatan mereka ditutup[6]. Dan bagi mereka siksa yang amat berat. (QS. Al Baqarah: 6-7)

 Dzikir merupakan amalan yang terbaik, nilainya tertinggi, paling suci dan dicintai Allah, serta dapat meninggikan derajat kita (setiap amalan memiliki keutamaan tersendiri).

3. Jika kita jarang atau lalai dari berdzikir kepada-Nya, maka apa yan terjadi…? :

– Ciri orang munafiq. Allah menyebutkan :
Sesungguhnya orang-orang munafik itu menipu Allah, dan Allah akan membalas tipuan mereka[7]. Dan apabila mereka berdiri untuk shalat mereka berdiri dengan malas. Mereka bermaksud riya][8] (dengan shalat) di hadapan manusia. Dan tidaklah mereka menyebut Allah kecuali sedikit sekali[9].(QS. An Nisa: 142)

– Akan diberi kehidupan yang sempit. Sebagaimana allah menyebutkan dalam Alqur’an :

Dan barangsiapa berpaling dari peringatan-Ku, maka sesungguhnya baginya penghidupan yang sempit, dan Kami akan menghimpunkannya pada hari kiamat dalam keadaan buta.”125. Berkatalah ia: “Ya Tuhanku, mengapa Engkau menghimpunkan aku dalam keadaan buta, padahal aku dahulunya adalah seorang yang melihat?”126. Allah berfirman: “Demikianlah, telah datang kepadamu ayat-ayat Kami, maka kamu melupakannya, dan begitu (pula) pada hari ini kamupun dilupakan.”(QS. Thaaha:124-126)

– Akan dijadikan syaithan sebagai teman-teman mereka. Sebagaimana allah sebutkan dalam Al-Qur’an yang mulia :

Barangsiapa yang berpaling dari pengajaran Tuhan Yang Maha Pemurah (Al Quran), kami adakan baginya syaitan (yang menyesatkan) maka syaitan itulah yang menjadi teman yang selalu menyertainya.(QS. Az Zukhruf: 36)

– Orang yang tidak mau berdzikir termasuk orang-orang yang merugi. Betapa tidak merugi karena amalan dzikir adalah amalan yang ringan dan mudah, keutamaannya yang besar, serta luangnya waktu yang kita miliki, namun kita lalai dari amalan tersebut.

 Nabi –shalllahu alaihi wa sallam- menyebutkan dalam haditsnya, “Kalimatani Khafifatani alallisan, staqilatani fil mizan, habibatani ila rahman, Subhanallahi wabihamdih, subhanallahil adzhim”.

“Ada dua kalimat, ringan diucapkan di lisan, berat timbangannya di mizan, dan sangat dicintah oleh Allah yang maha Rahman, Subhanallahi wabihamdih, Subhanallahil Adzhim”.

 

Khatimah

 Karena itu hendaknya kita senantiasa banyak berdzikir kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Begitu banyak amalan sehari-hari kita yang selalu diiringi dengan dzikir kepada-Nya. Memakai pakaian, masuk WC, memakai sandal, sebelum dan sesudah makan,  sebelum dan setelah bangun tidur dan sebagainya. Karena itu pantaslah jika Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman :

  1. Dan aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka mengabdi kepada-Ku.(QS Adz-Dzariyat; 56).

Pantas pula jika aktivitas-aktivitas yang menjauhkan kita dari mengingat kepada-Nya Allah senantiasa  memperingatkan bahkan mengaharamkan perkara-perkara yang membuat Allah luput dan lalai dari dzikir kepada-Nya, seperti musik dan nyanyian, meminum khamr atu perkara-perkara yang lain yang menutup akal dan memalingkan kita dari mengingat Allah. Karena tidak lain, seluruh aktivitas kita hendaknya kita arahkan untuk selalu bernilai pahala.

 

(Syamsuar Hamka)

Tanjung Bayang, Makassar, 7 Agustus 2009

20.07 WITA

 

Materi ini disampaikan dalam Liqo Tarbiyah bersama Ust. M. Anwar Paeno di kediaman beliau. Hafizhahullahu.

 

[1] Dalam suatu riwayat dikemukakan bahwa kaum Yahudi Madinah dan kaum Nashara Najran mengharap agar Nabi SAW shalat menghadap qiblat mereka. Ketika Allah SWT membelokkan qiblat itu ke Ka’bah, mereka merasa keberatan. Mereka berkomplot dan berusaha agar supaya Nabi SAW menyetujui qiblat sesuai dengan agama mereka. Maka turunlah ayat tersebut di atas (S. 2: 120) yang menjelaskan bahwa orang-orang Yahudi dan orang-orang Nashara tidak akan senang kepada  Nabi Muhammad SAW walaupun keinginannya dikabulkan.  (Diriwayatkan oleh Tsa’labi yang bersumber dari Ibnu Abbas.)

[2] Maksudnya ialah: memperbanyak zikir dan doa.

[126]. Adalah menjadi kebiasaan orang-orang Arab Jahiliyah setelah menunaikan haji lalu bermegah-megahan tentang kebesaran nenek moyangnya. Setelah ayat ini diturunkan maka memegah-megahkan nenek moyangnya itu diganti dengan dzikir kepada Allah.

 Dalam suatu riwayat dikemukakan bahwa orang-orang Jahiliyyah wuquf di musim pasar. Sebagian dari mereka selalu membangga-banggakan nenek moyangnya yang telah membagi-bagi makanan, meringankan beban, serta membayarkan diat (denda orang lain). Dengan kata lain, di saat wuquf itu, mereka menyebut-nyebut apa yang pernah dilakukan oleh nenek moyangnya. Maka turunlah ayat tersebut di atas (S. 2: 200) sampai: asyadda dzikira, sebagai petunjuk apa yang harus dilakukan di saat Wuquf.  (Diriwayatkan oleh Ibnu Abi Hatim yang bersumber dari Ibnu Abbas.)

Menurut riwayat lain, orang-orang di masa itu apabila telah melakukan manasik, berdiri di sisi jumrah menyebut-nyebut jasa-jasa nenek moyang di zaman jahiliyyah. Maka turunlah ayat tersebut di atas (S. 2: 200) sebagai petunjuk apa yang harus dilakukan di sisi Jumrah. (Diriwayatkan oleh Ibnu Jarir yang bersumber dari Mujahid.)

Menurut riwayat lain, salah satu suku bangsa Arab sesampainya ke tempat wuquf berdoa: “Ya Allah, semoga Allah menjadikan tahun ini tahun yang banyak hujannya, tahun makmur yang membawa kemajuan dan kebaikan. Mereka tidak menyebut-nyebut urusan akhirat sama sekali. Maka Allah menurunkan ayat tersebut di atas sampai akhir ayat (S. 2: 200) sebagai petunjuk bagaimana seharusnya berdoa. Setelah itu kaum Muslimin berdoa sesuai petunjuk dalam al-Qur’an (S. 2: 201) yang kemudian ditegaskan oleh Allah SWT dengan firman-Nya ayat berikutnya (S. 2: 202). (Diriwayatkan oleh Ibnu Abi Hatim yang bersumber dari Ibnu Abbas.) [3]

[4] Maksudnya: Aku limpahkan rahmat dan ampunan-Ku kepadamu. 

[5] Yakni orang itu tidak dapat menerima petunjuk, dan segala macam nasehatpun tidak akan berbekas padanya.

[6] [21]. Maksudnya: mereka tidak dapat memperhatikan dan memahami ayat-ayat Al Quran yang mereka dengar dan tidak dapat mengambil pelajaran dari tanda-tanda kebesaran Allah yang mereka lihat di cakrawala, di permukaan bumi dan pada diri mereka sendiri

[7] Maksudnya: Alah membiarkan mereka dalam pengakuan beriman, sebab itu mereka dilayani sebagai melayani para mukmin. Dalam pada itu Allah telah menyediakan neraka buat mereka sebagai pembalasan tipuan mereka itu.

[8]Riya ialah: melakukan sesuatu amal tidak untuk keridhaan Allah tetapi untuk mencari pujian atau popularitas di masyarakat.

[9] Maksudnya: mereka sembahyang hanyalah sekali-sekali saja, yaitu bila mereka berada di hadapan orang.

Tags: fadhilah dzikirfaidah dzikirkeutamaan dzikirmateri tarbiyah
Previous Post

DONASI DAKWAH

Next Post

Perjuangan, Pengorbanan dan Pendidikan

admin

admin

Related Posts

HARI SANTRI: DARI LAMANYA BELAJAR MENUJU LUASNYA PENGABDIAN
Artikel

HARI SANTRI: DARI LAMANYA BELAJAR MENUJU LUASNYA PENGABDIAN

by Ahmad Robbani
24 Oktober 2026
Sesak Jalan
Artikel

Sesak Jalan

by Ahmad Robbani
17 Oktober 2026
Jangan Tunggu Asap Kalimantan Masuk Istana, Ketum PP Lidmi Desak Penetapan Karhutla sebagai Bencana Nasional
Artikel

Jangan Tunggu Asap Kalimantan Masuk Istana, Ketum PP Lidmi Desak Penetapan Karhutla sebagai Bencana Nasional

by Ahmad Robbani
17 Oktober 2026
Ketegasan Mentan Amran Jadi Teladan Integritas, PP LIDMI Apresiasi Pencopotan Pejabat Terlibat Judol
Artikel

Ketegasan Mentan Amran Jadi Teladan Integritas, PP LIDMI Apresiasi Pencopotan Pejabat Terlibat Judol

by Ahmad Robbani
2 September 2026
Ketika Nyawa Dihakimi Massa, Keadilan Dipertanyakan
Artikel

Ketika Nyawa Dihakimi Massa, Keadilan Dipertanyakan

by Ahmad Robbani
3 Agustus 2026
Next Post
Berantas SEPILIS, LIDMI Makassar Gelar Kuliah Pemikiran Islam

Perjuangan, Pengorbanan dan Pendidikan

Kepribadian, Sejarah dan Perjuangannya

HAMKA: Kepribadian, Sejarah dan Perjuangannya (2)

SEMUA TENTANG HIDAYAH

SEMUA TENTANG HIDAYAH

Comments 2

  1. Abdullah says:
    11 tahun ago

    Mantap materinya, tingkatkan

    Balas
  2. Abdullah says:
    11 tahun ago

    Subhanallah

    Balas

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended Stories

Tangkal Pemikiran Menyimpang di Kampus, Lidmi Bulukumba Hadirkan Pemateri Nasional

Tangkal Pemikiran Menyimpang di Kampus, Lidmi Bulukumba Hadirkan Pemateri Nasional

11 Agustus 2018
Khutbah Jumat di Universitas Hasanuddin, UBN Ingatkan Mahasiswa dan Dosen Waspadai ‘Perang Dingin’

Khutbah Jumat di Universitas Hasanuddin, UBN Ingatkan Mahasiswa dan Dosen Waspadai ‘Perang Dingin’

15 Desember 2018
Songsong Bulan Suci Ramadhan, LDK MPM UNCP Siapkan Puluhan Da’i dan Khatib

Songsong Bulan Suci Ramadhan, LDK MPM UNCP Siapkan Puluhan Da’i dan Khatib

10 Maret 2019

Popular Stories

  • Arti Sahabat dalam Islam

    Arti Sahabat dalam Islam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • LGBT Ternyata Bisa Sembuh; Ini Buktinya!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Refleksi Tujuan Pendidikan Nasional

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perjuangan, Pengorbanan dan Pendidikan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tarbiyah, Murobbi dan Cinta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
HARI SANTRI: DARI LAMANYA BELAJAR MENUJU LUASNYA PENGABDIAN
Artikel

HARI SANTRI: DARI LAMANYA BELAJAR MENUJU LUASNYA PENGABDIAN

by Ahmad Robbani
24 Oktober 2026
0

“Seberapa besar nilai-nilai kesantrian telah hidup dalam diri kita, dan seberapa banyak manfaat yang telah kita berikan kepada umat dan...

Read moreDetails
Sesak Jalan

Sesak Jalan

17 Oktober 2026
Jangan Tunggu Asap Kalimantan Masuk Istana, Ketum PP Lidmi Desak Penetapan Karhutla sebagai Bencana Nasional

Jangan Tunggu Asap Kalimantan Masuk Istana, Ketum PP Lidmi Desak Penetapan Karhutla sebagai Bencana Nasional

17 Oktober 2026
Ketegasan Mentan Amran Jadi Teladan Integritas, PP LIDMI Apresiasi Pencopotan Pejabat Terlibat Judol

Ketegasan Mentan Amran Jadi Teladan Integritas, PP LIDMI Apresiasi Pencopotan Pejabat Terlibat Judol

2 September 2026
Resmi Dilantik, Pengurus Baru LDK FSI RI UNM Siap Mengemban Amanah dengan Integritas dan Semangat Kolaborasi

Resmi Dilantik, Pengurus Baru LDK FSI RI UNM Siap Mengemban Amanah dengan Integritas dan Semangat Kolaborasi

31 Agustus 2026
Lingkar Dakwah Mahasiswa Indonesia

Lingkar Dakwah Mahasiswa Indonesia merupakan lembaga kepemudaan yang menghimpun mahasiswa dari berbagai kampus di Indonesia yang memiliki tujuan membantuk generasi beradab, dengan tiga trilogi pergerakan yakni keislaman, intelektual dan kebangsaan.

Follow Us

© 2023 Web Design By Mubarak Group Indonesia

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang Kami
  • ARTIKEL
  • NASIONAL
  • OPINI
  • LMC NEWSROOM
  • DAKWAH KAMPUS
  • HUBUNGI KAMI

© 2023 Web Design By Mubarak Group Indonesia