MAKASSAR – Pimpinan Wilayah Lingkar Dakwah Mahasiswa Indonesia Sulawesi Selatan menggelar kegiatan Konsolidasi pengurus. Dengan mengusung tema “Mengokohkan Solidaritas dan Kolaborasi untuk Sulsel yang Beradab”, Sabtu (24/06/2023).
Ketua PW LIDMI Sulawesi Selatan, Muhammad Ikram, S.Sos.I.,M.Sos.I. menyebut kokohnya dakwah disebabkan kokoknya pula solidaritas para pengemban dakwah.
“Diantara yang mengokohkan dakwah ialah kokohnya solidaritas. Kalau solidaritas yang dianggap amal jamaih tidak kuat, maka dakwah kitapun akan melemah. Mencontoh nabi dan para sahabat dahulu yang kokoh dalam keimanan dan kokoh dalam solidaritas,”sebutnya saat membuka kegiatan.
Selanjutnya, Muhammad Ikram menambahkan bahwa Solidaritas perlu diupayakan tumbuh dan kuat agar melahirkan gerakan yang besar.
“Ini yang kita upayakan untuk tetap kita tumbuhkan, bagaimana solidaritas perlu kita kuatkan karena kekuatan inilah yang akan melahirkan gerakan yang besar dan luar biasa dalam perjuangan,” tambahnya.
Turut hadir juga Sekjen PP LIDMI Andi Muhammad Shalihin, S.K.M. memberi sambutan di kegiatan konsolidasi ini.
Andi Muhammad Shalihin mengharapkan nantinya di kampus-kampus yang ada di wilayah Sulawesi Selatan, mahasiswanya akan membawa ransel, tangan kanannya membawa mushaf dan tangan kirinya memegang buku pergerakan. “Sebagai ciri Karakter Mahasiswa yang Islami dan tetap membawa nuansa intelektual serta berjiwa sosial,” kata Andi Muhammad Shalihin dalam sambutannya.
Ketua Umum Pimpinan Pusat LIDMI, Asrullah Syaharuddin, S.H., M.H. hadir dan membersamai peserta konsolidasi lewat daring, memberikan pesan dan intruksi kepada seluruh jajaran Pimpinan wilayah, Pimpinan Daerah dan juga KDMI binaan.
Asrullah menginstruksikan bahwa pendekatan melalui dialog lebih dimasifkan agar terwujud transformasi ideologis sekaligus spirit sosiologis gerakan.
“Saya meyakini seluruh dialog yang kita lakukan adalah proses transformasi ideologis sekaligus spirit sosiologis gerakan. Karena tidak satu gerakan yang mampu menjelmakan kekuatan yang fundamental jika tidak dibarengi dengan kekuatan filosofis, kekuatan filosofis tidak akan mampu menjelmakan dengan baik tanpa dibarengi kekuatan sosiologis,” Ucapnya saat memberikan materi.
Asrullah berharap kepengurusan PW LIDMI Sulsel mampu mengintegrasikan dan menterjemahkan hal-hal tersebut, agar LIDMI Sulsel mampu jadi penentu arah gerakan kepemudaan di Sulawesi Selatan.
Reporter: Dayat
Editor : Tim LMCnewsroom
















































